Semangat Jihad Bela Palestina dengan Memperhatikan Kemaslahatan Umat
Kamis, 17 April 2025 - 09:41 WIB
loading...
Dai M. Najih Arromadloni (Gus Najih) menyatakan ada banyak cara agar Indonesia dan rakyatnya bisa berkontribusi terhadap perjuangan Palestina dengan menjaga stabilitas dalam dan luar negeri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ada banyak cara agar Indonesia dan rakyatnya tetap bisa berkontribusi terhadap perjuangan Palestina dengan menjaga stabilitas dalam dan luar negeri.
Hal ini terkait fatwa International Union of Muslim Scholar atau atau Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) yang menyerukan seluruh umat Islam berjihad secara fisik atau berangkat langsung ke Gaza, Palestina.
Baca juga: AS Kembali Tangkap Mahasiswa Pro-Palestina, Namanya Mohsen Mahdawi
Menanggapi seruan jihad dari para ulama yang terafiliasi dengan IUMS, pengamat isu politik Timur Tengah M. Najih Arromadloni menjelaskan pentingnya mengemas semangat jihad melalui wadah kemanusiaan.
“Perlu ditegaskan bahwa membela Palestina itu adalah suatu kewajiban. Kewajiban secara agama, kewajiban secara moral, dan kewajiban secara kemanusiaan. Mendukung kemerdekaan Palestina itu juga adalah amanat konstitusi Indonesia yang menegaskan bahwa penjajahan itu harus dihapus di seluruh muka bumi dan turut terlibat dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia,” terang dai yang akrab dengan sapaan Gus Najih ini dalam keterangannya dikutip Kamis (17/4/2025).
Gus Najih menyatakan bahwa fatwa jihad secara langsung yang dikeluarkan oleh IUMS bukanlah tanpa sebab. Sudah diketahui secara umum bahwa sejak 7 Oktober 2023 sudah ada hampir 200 ribu orang Palestina yang terbunuh dan luka-luka akibat genosida yang dilakukan oleh Israel.
Hal ini terkait fatwa International Union of Muslim Scholar atau atau Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) yang menyerukan seluruh umat Islam berjihad secara fisik atau berangkat langsung ke Gaza, Palestina.
Baca juga: AS Kembali Tangkap Mahasiswa Pro-Palestina, Namanya Mohsen Mahdawi
Menanggapi seruan jihad dari para ulama yang terafiliasi dengan IUMS, pengamat isu politik Timur Tengah M. Najih Arromadloni menjelaskan pentingnya mengemas semangat jihad melalui wadah kemanusiaan.
“Perlu ditegaskan bahwa membela Palestina itu adalah suatu kewajiban. Kewajiban secara agama, kewajiban secara moral, dan kewajiban secara kemanusiaan. Mendukung kemerdekaan Palestina itu juga adalah amanat konstitusi Indonesia yang menegaskan bahwa penjajahan itu harus dihapus di seluruh muka bumi dan turut terlibat dalam menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia,” terang dai yang akrab dengan sapaan Gus Najih ini dalam keterangannya dikutip Kamis (17/4/2025).
Gus Najih menyatakan bahwa fatwa jihad secara langsung yang dikeluarkan oleh IUMS bukanlah tanpa sebab. Sudah diketahui secara umum bahwa sejak 7 Oktober 2023 sudah ada hampir 200 ribu orang Palestina yang terbunuh dan luka-luka akibat genosida yang dilakukan oleh Israel.
Lihat Juga :