Peluang Petahana untuk Menang di Pilkada 2020 Dinilai Cukup Besar

Sabtu, 05 September 2020 - 23:14 WIB
loading...
Peluang Petahana untuk...
Pengamat Politik & Peneliti Parameter Research dan Consultan, Edison Lapalelo menilai, para petahana cukup besar berpeluang memenangkan pertarungan di Pilkada. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik & Peneliti Parameter Research dan Consultan, Edison Lapalelo menilai dari pengamatan dan sejumlah survei, kemungkinan para calon incumbent (petahana) di seluruh Indonesia masih berpeluang memenangkan pertarungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak , Desember 2020 mendatang.

(Baca juga: Soal Politik Uang di Pilkada, Mahfud MD Bilang Ada yang Eceran dan Borongan)

"Ini disebabkan, incumbent mempunyai energi tambahan do motion yang tidak dimiliki calon penantang yang hanya memiliki bi motion yang juga dimiliki oleh incumbent. Apalagi pasangan incumbent ini maju dengan pasangan wakilnya, alias tidak pecah kongsi dengan wakil," kata Edison, Sabtu (5/9/2020).

Lain halnya kata Edison, jika para petahana ini punya permasalahan hukum. Hal ini menurutnya menjadi salah satu faktor bisa gagalnya petahana di Pilkada. (Baca juga: Konflik di Pilkada Biasanya Dipicu Kurangnya Pemahaman soal Regulasi)

"Ada malasalah hukum artinya, bahwa ada gerakan secara masif yang mempersoalkan kinerja incumbent pada masa kerja yang sementara dijalani baik itu secara administratif dan non administrasi, apalagi terindikasi korupsi atau penyalagunaan kewenagan, baik itu yang sudah diproses hukum atau belum," ucapnya.

Diakui Edison, sepanjang rakyat sebagai Voters dapat mengkonsumsinya secara baik. Terlepas dari itu keharmonisan calon incumbent dengan wakilnya, sengat berpengaruh jika terjadi pecah kongsi.

"Sesungguhnya para calon penantang masih berpeluang untuk menang bila mereka bisa bekerja dengan taktis. Artinya, membutuhkan Energi yang besar dan manajemen yang baik dan benar, bisa memberi ruang untuk para penantang mengalahkan petahana. Apalagi petahana yang sudah tidak populer, tidak disukai oleh rakyat akibat peyalangunan kewenangan atau memiliki masalah hukum," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Edison, baik petahana maupun penantang, perlu memperhatikan sejumlah hal, dengan menggunakan data-data yang akurat dan fakta di lapangan.

"Terlepas dari instrumen demokarasi yang ada dalam proses Pilkada, para calon harus benar menerima kenyataan bahwa Pilkada di daerah pandemi dan demokrasi modern ini membutuhkan kejeliaan untuk bekerja secara masif dengan data yang terukur," ungkapnya.

Sehingga kata Edison, anasir-anasir dana analisa terhadap satu kebijakan dalam menentukan program sepanjang masa Pilkada, dapat meningkatkan elektabilitas para calon untuk memenangkan Pilkada.

"Di era keterbukaan ini tentunya cara-cara konvensianal tetap ada, tetapi harus tetap terstruktur, terukur dan unjungnya menghasilkan kemenangan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Gus Muhaimin Minta Kepala...
Gus Muhaimin Minta Kepala Daerah PKB Harus Layak Difotokopi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Rekomendasi
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved