Politik Disinformasi dan Gangguan Perhatian Kolektif

Selasa, 08 April 2025 - 13:29 WIB
loading...
A A A
Yang lebih berbahaya: publik jadi kehilangan daya tekan. Bukan karena bodoh, tapi karena lelah. Banyak orang cerdas akhirnya tenggelam dalam debat yang dangkal, bukan karena tidak peduli, tapi karena terlalu banyak hal yang harus direspons tanpa arah.

Ini menciptakan publik ilusi -aktif secara digital, tapi pasif secara politik. Apa yang bisa kita lakukan? Pertama, kita harus sadar bahwa ini bukan sekadar masalah moral atau etika, tapi juga persoalan biologis. Kita perlu memahami bagaimana otak kita bekerja- bagaimana emosi memengaruhi perhatian, bagaimana algoritma memanfaatkan impuls kita, dan bagaimana sistem saraf bisa dibajak oleh sensasi.

Kedua, penting untuk mengembangkan literasi media berbasis ilmu otak. Pendidikan harus mengajarkan bukan hanya cara mencari sumber valid, tapi juga bagaimana mengenali manipulasi emosi. Kita perlu tahu bahwa jika suatu konten membuat kita langsung marah atau takut, itu mungkin bukan kebenaran, tapi pancingan.

Ketiga, batasi paparan konten ekstrem. Tidak semua yang viral penting. Tidak semua yang menghibur itu sehat. Otak butuh ruang tenang untuk berpikir, dan kita perlu membiasakan diri menahan jempol sebelum bereaksi.

Keempat, dukung jurnalisme mendalam dan independen. Kita butuh lebih dari sekadar headline. Kita perlu narasi yang utuh, konteks yang jernih, dan analisis yang tajam. Demokrasi tidak akan bertahan jika rakyatnya hanya membaca caption.

Kelima, bangun ruang diskusi kecil. Di keluarga, di komunitas, di sekolah. Bicarakan isu-isu besar secara manusiawi. Kembalikan politik ke ruang kesadaran, bukan sekadar arena adu emosi.

Karena hari ini, politik bukan lagi soal siapa yang punya kekuasaan, tapi siapa yang bisa mengendalikan perhatian kita. Dan dalam dunia yang penuh gangguan, kemampuan untuk fokus pada yang penting adalah bentuk perlawanan paling radikal.

Jangan biarkan perhatian Anda dibajak. Karena di situlah letak kebebasan yang sejati. Dan dari situlah perubahan dimulai.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved