Satupena Gagas Gerakan Penulis Besar dari Berbagai Provinsi di Indonesia
Kamis, 13 Maret 2025 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari gerakan ini, para koordinator Satupena di berbagai provinsi telah mengajukan belasan nama penulis untuk dihormati. Beberapa tokoh besar yang telah terpilih untuk mendapatkan penghormatan tersebut yakni:
Baca juga: Denny JA Terima Penghargaan Inovasi Budaya dan Sastra House of Lord London
1. Jawa Tengah (Ketua: Gunoto Saparie) → NH Dini
2. Sumatera Barat (Ketua: Sastri Bakry) → Buya Hamka
3. Jawa Timur (Ketua: Akaha Taufan Aminudin) → Dwianto Setyawan
4. Lampung (Ketua: Yusrizal Karana) → Montinggo Busye
5. Bali (Ketua: Drs. I. Wayan Suyadna) → Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus
6. DKI Jakarta (Ketua: Nia Samsihono) → Ismail Marzuki
7. Sumatera Selatan (Ketua: Anwar Putra Bayu) → Bur Rasuanto
8. Sumatera Utara (Ketua: Dr. Shafwan Hadi Umri) → BY Tand (Burhanuddin Yusuf Tanjung)
9. Riau (Ketua: M. Husnu Abadi, S.H., Ph.D.) → Suman HS
10. Papua (Ketua: Vicktor) → Mas Ipong (FX Purnomo)
12. Jawa Barat (Ketua: Antonius Wagiyo Topo Aji) → Joko Pinurbo
13. Sulawesi Selatan (Ketua: Rusdin Tompo) → Rahman Arge
Gerakan ini mengajak setiap provinsi untuk tidak hanya memilih nama penulis, tetapi juga untuk menggelar berbagai kegiatan yang menghormati mereka. Beberapa bentuk penghormatan yang diusulkan meliputi seminar tentang kehidupan dan karya penulis, pameran atau peluncuran ulang karya-karya mereka, pembacaan puisi atau cerpen, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas sastra setempat.
Sebelumnya, Satupena juga telah meluncurkan program "100 Buku yang Membentuk Indonesia," yang mencakup karya-karya sastra penting dari berbagai era, mulai dari Habis Gelap Terbitlah Terang karya RA Kartini hingga Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Program tahunan lainnya termasuk penghargaan kepada penulis, talk show, dan dokumentasi proses kreatif lebih dari 100 penulis.
Baca juga: Denny JA Terima Penghargaan Inovasi Budaya dan Sastra House of Lord London
1. Jawa Tengah (Ketua: Gunoto Saparie) → NH Dini
2. Sumatera Barat (Ketua: Sastri Bakry) → Buya Hamka
3. Jawa Timur (Ketua: Akaha Taufan Aminudin) → Dwianto Setyawan
4. Lampung (Ketua: Yusrizal Karana) → Montinggo Busye
5. Bali (Ketua: Drs. I. Wayan Suyadna) → Prof. Dr. I Gusti Ngurah Bagus
6. DKI Jakarta (Ketua: Nia Samsihono) → Ismail Marzuki
7. Sumatera Selatan (Ketua: Anwar Putra Bayu) → Bur Rasuanto
8. Sumatera Utara (Ketua: Dr. Shafwan Hadi Umri) → BY Tand (Burhanuddin Yusuf Tanjung)
9. Riau (Ketua: M. Husnu Abadi, S.H., Ph.D.) → Suman HS
10. Papua (Ketua: Vicktor) → Mas Ipong (FX Purnomo)
12. Jawa Barat (Ketua: Antonius Wagiyo Topo Aji) → Joko Pinurbo
13. Sulawesi Selatan (Ketua: Rusdin Tompo) → Rahman Arge
Gerakan ini mengajak setiap provinsi untuk tidak hanya memilih nama penulis, tetapi juga untuk menggelar berbagai kegiatan yang menghormati mereka. Beberapa bentuk penghormatan yang diusulkan meliputi seminar tentang kehidupan dan karya penulis, pameran atau peluncuran ulang karya-karya mereka, pembacaan puisi atau cerpen, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas sastra setempat.
Sebelumnya, Satupena juga telah meluncurkan program "100 Buku yang Membentuk Indonesia," yang mencakup karya-karya sastra penting dari berbagai era, mulai dari Habis Gelap Terbitlah Terang karya RA Kartini hingga Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Program tahunan lainnya termasuk penghargaan kepada penulis, talk show, dan dokumentasi proses kreatif lebih dari 100 penulis.
Lihat Juga :