2 Alasan Megawati Tidak Akan Nyapres Lagi
Jum'at, 04 September 2020 - 08:33 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam meyakini bahwa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak akan maju menjadi calon presiden (capres). Arif pun membeberkan dua alasannya.
"Saya kira, Megawati juga tidak akan maju capres lagi karena setidaknya dua hal. Pertama, kalkulasi elektabilitas yang sudah tentu muncul tokoh-tokoh baru yang memiliki elektabilitas tinggi," ujar Arif kepada SINDOnews, Jumat (4/9/2020).
Kedua, kata dia, kenegarawanan Megawati juga akan lebih memberi peluang dan kesempatan pada kader atau tokoh-tokoh potensial untuk diusung PDIP sebagaimana Pilpres 2014 mengusung Joko Widodo (Jokowi) .
(Baca juga: Jangan-Jangan Pilpres 2024 Megawati vs Prabowo ).
Hal tersebut dikatakan Arif menyikapi pengakuan Megawati Soekarnoputri yang mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada pihak yang mendorong dan memanas-manasi ketua umum PDIP itu untuk maju di pilpres. "Pernyataan Megawati bahwa masih ada yang manas-manasi untuk maju pilpres lagi saya kira itu tidak aneh," ujarnya.
"Saya kira, Megawati juga tidak akan maju capres lagi karena setidaknya dua hal. Pertama, kalkulasi elektabilitas yang sudah tentu muncul tokoh-tokoh baru yang memiliki elektabilitas tinggi," ujar Arif kepada SINDOnews, Jumat (4/9/2020).
Kedua, kata dia, kenegarawanan Megawati juga akan lebih memberi peluang dan kesempatan pada kader atau tokoh-tokoh potensial untuk diusung PDIP sebagaimana Pilpres 2014 mengusung Joko Widodo (Jokowi) .
(Baca juga: Jangan-Jangan Pilpres 2024 Megawati vs Prabowo ).
Hal tersebut dikatakan Arif menyikapi pengakuan Megawati Soekarnoputri yang mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada pihak yang mendorong dan memanas-manasi ketua umum PDIP itu untuk maju di pilpres. "Pernyataan Megawati bahwa masih ada yang manas-manasi untuk maju pilpres lagi saya kira itu tidak aneh," ujarnya.
Lihat Juga :