Prabowo-Ma’ruf Amin Bertemu Bahas Pembangunan Food Estate

loading...
Prabowo-Ma’ruf Amin Bertemu Bahas Pembangunan Food Estate
Menhan Prabowo Subianto bertemu Wakil Presiden Maruf Amin membahas rencana pembangunan food estate. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subiantobertemu dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di pada Kamis, 3 September 2020. Dalam pertemuan itu, Prabowo melaporkan rencana pembangunan food estate.

Ma’ruf Amin mengatakan program food estate ini untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemic Covid-19. Pandemi ini memukul semua sektor dan membuat berbagai negara akan berusaha memenuhi pangan untuk kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Tak heran, jika pandemic Covid-19 membuat banyak negara mengalami kekhawatiran terhadap potensi kelangkaan pangan. Dalam pertemuan itu, Prabowo, menurut Ma’ruf Amin, melaporkan saat ini terdapat 1,4 juta hektare lahan di berbagai daerah telah siap dijadikan lumbung pangan, baik untuk beras maupun non-beras. (Baca juga: Hikmah Dibalik Wabah, Wapres: Peluang Besar Bagi Produk Halal)

“Saya meminta agar program ini melibatkan masyarakat setempat. Termasuk berbagai unsur stakeholder daerah setempat, pesantren, dan elemen lainnya,” ujarnya melalui akun twitter @Kiyai_MarufAmin, Kamis malam (3/9/2020). (Baca juga: Food Estate Dibangun untuk Merespons Peringatan Lembaga Pangan Dunia)

Pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu mencanangkan pembangunan food estate di Kalimantan Tengah. Luas tanah yang akan digarap mencapai 165.000 hektare. Di lahan itu, pemerintah tidak hanya akan menanam padi. Namun, sayur-mayur, buah-buah, perikanan, dan peternakan.



Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu menjelaskan redistribusi lahan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Pemerintah akan memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini tidak produktif. “Saya sepakat lahan-lahan tidur yang terlalu lama tidak digunakan agar dilakukan redistribusi. Hal ini agar bisa dimaksimalkan masyarakat dalam menggerakkan kembali perekonomian nasional,” tuturnya.
(cip)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top