Budaya Kerja dan Kepemimpinan Dinilai Penting Dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Sabtu, 01 Maret 2025 - 23:55 WIB
loading...
Budaya Kerja dan Kepemimpinan...
Budaya kerja yang dapat berdampak signifikan pada performa puncak dinilai sangat penting dalam memajukan Indonesia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Budaya kerja yang dapat berdampak signifikan pada performa puncak dinilai sangat penting dalam memajukan Indonesia. Hal itu menyikapi perubahan dan ketidakpastian bisnis yang terjadi saat ini.

Persoalan itu dibahas dalam seminar bertajuk “The Future-Proof Leader: Cultivating an Agile Culture in Times of Change” yang digagas TNYI selaku Lembaga Training, Mentoring, Coaching, dan Consulting yang berfokus pada aspek Leadership, Culture, and Performance.

Chairman TNYI Zulfikar Alimuddin menyatakan, seminar ini diselenggarakan untuk menyampaikan konsep dasar tentang Leadership, Culture, dan Performance yang ditujukan kepada khalayak luas terutama kepada para praktisi Human Capital terkait bagaimana pola pengukuran budaya kerja hingga dapat mencapai performa puncak atau yang disebut sebagai ultimate performance

Baca juga: Pramono-Doel Bakal Pangkas Hari Kerja di Jakarta

“Event ini diadakan selain untuk memperkenalkan TNYI, acara ini juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat terutama para praktisi human capital terkait pentingnya budaya kerja yang dapat berdampak signifikan pada performa puncak atau yang disebut dengan ultimate performance.

"Selain itu yang penting juga dilakukan adalah membentuk seseorang untuk memiliki jiwa leader atau yang kita istilahkan sebagai ultimate leadership, agar setiap orang yang bekerja memilki sikap ownership dan tak sekadar bekerja serta mengejar target semata,” ungkapnya, Sabtu (1/3/2025).

Baca juga: Tumbuhkan Budaya Kerja Positif, Elitery Sabet Sertifikasi GPTW 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
Rekomendasi
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Berita Terkini
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved