BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1446 H Sabtu, 1 Maret 2025
Jum'at, 28 Februari 2025 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Cecep kembali membeberkan bahwa di wilayah Indonesia, hilal seluruh Indonesia terlihat antara 3,10 derajat sampai 34,68 derajat di mana sudut elongasi atau garis lengkung mencapai 4,78 derajat hingga 6,40 derajat di wilayah Provinsi Aceh yakni di Sabang dan Banda Aceh.
“Pada hari rukyat tanggal 28 Februari 2024, tinggi hilal di seluruh wilayah NKRI antara 3,10 derajat sampai dengan 4,68 derajat dan elongasi antara 4,78 derajat sampai 6,40 derajat di wilayah Barat Laut di Provinsi Aceh NKRI, termasuk di Sabang dan Banda Aceh telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” katanya.
Sidang isbat dimulai sejak pukul 16.30 WIB sampai selesai. Agenda sidang isbat terdiri dari 3 tahap. Pertama, seminar pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pantauan di Indonesia. Dan ketiga, konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1446 H secara umum.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung (MA)," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad.
“Pada hari rukyat tanggal 28 Februari 2024, tinggi hilal di seluruh wilayah NKRI antara 3,10 derajat sampai dengan 4,68 derajat dan elongasi antara 4,78 derajat sampai 6,40 derajat di wilayah Barat Laut di Provinsi Aceh NKRI, termasuk di Sabang dan Banda Aceh telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” katanya.
Sidang isbat dimulai sejak pukul 16.30 WIB sampai selesai. Agenda sidang isbat terdiri dari 3 tahap. Pertama, seminar pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pantauan di Indonesia. Dan ketiga, konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1446 H secara umum.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung (MA)," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad.
(jon)
Lihat Juga :