Lemhannas Paparkan 4 Konsensus Dasar, Tujuannya Kepala Daerah Jadi Negarawan

Senin, 24 Februari 2025 - 17:36 WIB
loading...
Lemhannas Paparkan 4...
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa saat retreat di Magelang, Jawa Tengah, Senin (24/2/2025). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
MAGELANG - Lembaga Ketahanan Negara ( Lemhannas ) memberikan pembekalan dengan materi inti 4 konsensus dasar saat retreat kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah. Keempatnya yakni implementasi nilai Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Materi ini bertujuan memastikan para peserta memiliki pemahaman yang utuh sebagai pemimpin yang berkarakter negarawan dan memahami kondisi ketananan nasional bangsa Indonesia. Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menekankan perlunya kepala daerah memahami dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 konsesus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Baca juga: Retreat Kepala Daerah, Gubernur Lemhannas Ajak Wujudkan Pemerintahan Berintegritas

"Lemhannas sebagai kawah candradimuka bagi para pemimpin nasional yang berkarakter kebangsaan (learning and humble society), dengan memberikan penguatan kemampuan para peserta untuk menjadi pemimpin global namun tetap berbasis pada karakter nasional," kata Ace dalam keterangannya, Senin (24/2/2025).

Selain berbentuk ceramah secara panel dengan para narasumber yang profesional di bidangnya, pembekalan Lemhannas juga berbentuk diskusi kelompok. Diskusi kelompok dibagi menjadi 16 kelas. Para kepala daerah berdiskusi terkait dengan isu-isu yang kaitannya dengan wawasan kebangsaan, geopolitik, ideologi, ketahanan nasional dan kepentingan nasional.

Kemudian dinamika global, mencari penyebab inti permasalahan dan implikasi terhadap Ketahanan Nasional, serta membuat strategi pemecahan masalahnya. "Pada sesi terakhir ini, diharapkan hasil diskusi yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan dan menjadi pedoman bagi para kepala daerah saat mereka bekerja di masyarakat," harapnya.

Ada banyak topik yang didiskusikan di hari kedua retreat ini. Yakni pengaruh ideologi transnasional di era digital terhadap Pancasila, kebijakan Trump dan implikasinya bagi kepentingan nasional, program kerjasama BRI-nine dashline dalam membangun konektivitas nasional, pengelolaan SKA berbasis lingkungan dalam menjamin keberlanjutan pembangunan nasional.

Di akhir diskusi para kepala daerah membuat essai terkait strategi pemecahan berbagai permasalahan tersebut. Berbagai topik diberikan sebagai upaya bonding dan pembulatan dari materi-materi yang diberikan sehari sebelumnya terkait geopolitik dan geostrategi serta dinamika politik global.

Selama diskusi kelompok, Ace bersama Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyambangi satu demi satu kelompok diskusi dan serius menyimak berbagai pendapat, perdebatan dan solusi yang diberikan oleh para kepala daerah. Mereka didampingi Sestama Lemhannas komjen Pol RZ Panca Putra dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Mayjen TNI Ridho Hermawan. Baca juga: Wawasan Kebangsaan Pancasila Dalam Alam Pikiran Soekarno

Bima Arya Sugiarto menyambut baik dan mengapresiasi diskusi kelompok dari para kepala daerah tersebut.
Menurutnya, antusiasme kepala daerah diskusi yang dipenuhi dengan berbagai perspektif dari kepala daerah, merupakan pengkayaan bagi kepala daerah yang lain.

Di mana satu sama lain memformulasikan berbagai strategi kebijakan terhadap pemecahan berbagai permasalahan. ”Hal ini tak didapatkan jika dilakukan via zoom meeting,” ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 %, Lemhannas Soroti Pentingnya Strategi Mitigasi Global
Pidato Ekonomi Presiden:...
Pidato Ekonomi Presiden: Antara Optimisme dan Realitas Pertumbuhan
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, Kemendagri Gelar Garuda Youth Camp 2026 Pelajar SMA/SMK se-Jabodetabek
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved