Mendorong Terbitnya Peta Jalan Industri Event Berkelanjutan

Kamis, 13 Februari 2025 - 16:05 WIB
loading...
Mendorong Terbitnya...
Manifesto Industri Event Indonesia diluncurkan oleh Backstagers Indonesia Event Management Association. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Manifesto Industri Event Indonesia diluncurkan oleh Backstagers Indonesia Event Management Association. Mereka mendorong terbitnya peta jalan industri penyelenggara kegiatan ( event ) yang berkelanjutan.

Manifesto tersebut adalah sebuah dokumen strategis yang menyoroti pentingnya industri event sebagai pilar ekonomi kreatif dan menawarkan peta jalan industri event sebagai solusi atas tantangan kebijakan serta ketidakpastian global.

Adapun Manifesto ini merupakan hasil kolaborasi antara pelaku industri event seperti komunitas event owner, rental indonesia, akademisi, dan pemangku kepentingan yang berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri event Indonesia agar lebih kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

Mendorong Terbitnya Peta Jalan Industri Event Berkelanjutan


Baca juga: Pekerja Event Desak Pemerintah Standardisasi Biaya Keamanan

Pasalnya, industri event global menyumbang $2,5 triliun bagi perekonomian dunia dan menciptakan 26 juta lapangan kerja sebagaimana studi Oxford Economics (2018). Di Indonesia, sektor ini berkontribusi Rp120 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menopang 278.000 pekerja, menjadikannya tulang punggung ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.

Akan tetapi, kebijakan terbaru seperti pemangkasan anggaran pemerintah di 16 pos belanja strategis dan kompleksitas regulasi industri event dapat menghambat pertumbuhan sektor ini. Ketua Umum Backstagers Indonesia Andro Rohmana mengatakan banyak persepsi bahwa event itu biaya.

"Padahal menurut studi global, event merupakan instrumen investasi, salah satu mesin penunjang ekonomi. Seperti yang kita lihat dari data ASEAN Games 2018 dapat memberikan kontribusi PDB Rp22,3 triliun dan KTT G20 dapat memberikan dampak instan pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 8,11% dalam satu kuartal," ujar Andro Rohmana, Rabu (12/2/2025).

Dia mengatakan bahwa dokumen Manifesto Backstagers Indonesia menarik untuk disimak karena analisa dan perkembangan industri event sudah tergambar dengan jelas. Termasuk, lanjut dia, tantangan industri event yang masih terlihat banyak yang belum terurai.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah cukup lama mempersiapkan manifesto ini. Awalnya, pihaknya melakukan kajian untuk menjawab solusi masalah klasik seperti birokrasi yang cukup kompleks dibandingkan negara ASEAN lainnya.

"Upskillling/reskilling dan career pathway yang belum terpetakan dengan baik, pemerataan venue event/mice yang belum merata, sehingga perputaran ekonomi masih banyak terpusat di Jakarta dan Bali saja, dan terakhir pas banget adanya efisiensi anggaran pada 16 pos belanja yang kita lihat banyak beririsan dengan industri event," ujar dia.

Maka itu, Backstagers Indonesia mengajak semua pemangku kepentingan untuk mendukung implementasi Peta Jalan Industri Event guna memastikan industri ini tetap tumbuh dan berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif Indonesia.

Backstagers Indonesia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan berbasis data dan berimbang, mendorong terbentuknya komite industri event nasional, menerapkan transformasi digital dan menandatangani petisi online hashtag Peta Jalan Event Indonesia sebagai langkah strategis industri agar pemerintah turut terlibat menyiapkan ekosistem event yang berkelanjutan.

"Event Owner Indonesia dan Rental Indonesia bagian dari ekosistem industri event mendukung agar kita semua menandatangani petisi ini dan berharap pemerintah dapat mewujudkan lahirnya Peta Jalan Industri Event yang bersejarah," ujar Ketua Umum Event Owner Delta Raharja dan Ketua Umum Rental Indonesia Risyad Fauzie.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Tampil di Wanderlust...
Tampil di Wanderlust Festival Mongolia, Talenta Seni Indonesia Perluas Jejaring Global
Tanggapi Kasus Amsal...
Tanggapi Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin Sorot Bahaya Kriminalisasi Pekerja Kreatif
Kasus Videografer Amsal...
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Komisi III DPR Soroti Ketidakpastian Harga Jasa Kreatif
Inisiatif Yovie Widianto...
Inisiatif Yovie Widianto Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Kreatif Diapresiasi
HOI Jadi Ruang Kolaborasi...
HOI Jadi Ruang Kolaborasi Indonesia-Korea Lahirkan Talenta Kreatif Baru
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved