Kerusakan Ekologis, Imunitas Anak-Cucu dan Kewajiban Negara

Kamis, 03 September 2020 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Virus korona penyebab sakit Covid -9 muncul karena kerusakan ekologis. Sudah lebih dari setengah abad manusia modern menyadari rusaknya lingkungan hidup. Namun, kesadaran itu tak juga mampu mencegah kerusakan ekosistem tumbuhan dan ekosistem hewan, termasuk gagal mencegah pencemaran air dan pencemaran udara. Keterkaitan antara sumber virus atau penyakit dengan kerusakan ekosistem sudah berulang-ulang diingatkan oleh para ilmuwan.

Sejumlah penelitian di tahun-tahun terdahulu sudah mengindikasikan bahwa munculnya sejumlah virus yang mengganggu kesehatan manusia bersumber dari kegiatan manusia merusak keseimbangan alam. Kegiatan merambah hutan yang marak memungkinkan patogen atau mikroorganisme parasit pada beragam satwa liar berpindah ke manusia. Mikroorganisme parasit itulah yang menjadi penyebab atau sumber beragam penyakit.

Rusaknya keseimbangan alam juga disebabkan ulah manusia modern melakukan pencemaran. Salah satu contoh korban pencemaran adalah berita kematian ikan paus jenis Sperm wale sepanjang 9,6 meter yang terdampar di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada November 2018. Dari dalam perut ikan paus itu, tersimpan sampah plastik seberat 5,9 kg. Kasus serupa ditemukan di berbagai belahan dunia dan itu semua sudah cukup jelas menggambarkan tingginya derajat pencemaran di laut. Pencemaran tak terhindarkan karena semua sampah plastik terurai menjadi butiran kecil, untuk kemudian masuk ke tubuh manusia melalui air minum, makanan laut dan garam.

Berdasarkan catatan dan data historis itu, serta mengacu pada kerusakan ekologis yang kini semakin parah, para ahli berpendapat bahwa pandemi Covid-19 akibat wabah mengglobal virus Corona (SARS-CoV-2) bukanlah yang terakhir. Virus-virus baru yang mengganggu kesehatan manusia berpotensi muncul lagi di kemudian hari sebagai reaksi bumi akibat ketidakseimbangan alam semesta.

Maka, negara harus terus berupaya dan berinvestasi untuk menjaga dan meningkatkan imunitas generasi anak-cucu.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved