Syahganda: Turki dan Indonesia Bisa Jadi Poros Baru Kekuatan Geopolitik Dunia
Rabu, 12 Februari 2025 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Turki bisa membangun kesepahaman membentuk poros kekuatan baru negara muslim di dunia, baik dalam aspek perdamaian dan perekonomian, dalam kesempatan lawatannya Indonesia bersama Turki, Malaysia dan Pakistan bisa membuat komunike bersama menolak dan melawan usulan Trump dan Israel yang ingin merelokasi warga Palestina di Gaza," kata Syahganda.
Ahli Hubungan Internasional Teguh Santosa mengatakan, Turki dan Indonesia sebetulnya sudah membangun kerja sama MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia). “Indonesia dan Turki juga perlu mengongkretkan kemitraan kedua negara dalam kerangka kerja sama MIKTA yang dimulai tahun 2013,” ujar Teguh Santosa.
Dia menilai MIKTA bisa menjadi platform alternatif bagi Indonesia membangun kemandirian dan menawarkan solusi perimbangan kekuatan politik di dunia. “MIKTA dapat menjadi platform alternatif bagi Indonesia untuk membangun kemandirian dan menawarkan berbagai solusi perimbangan kekuatan di arena global," kata Teguh.
Diketahui, MIKTA adalah platform yang dibangun anggota-anggotanya berfokus pada kerja sama ekonomi yang berimbang, penguatan isu lingkungan, dan energi terbarukan. "MIKTA sendiri adalah platform yang lebih fokus pada kerja sama ekonomi yang berimbang, penguatan isu lingkungan dan energi terbarukan,” pungkasnya.
Ahli Hubungan Internasional Teguh Santosa mengatakan, Turki dan Indonesia sebetulnya sudah membangun kerja sama MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia). “Indonesia dan Turki juga perlu mengongkretkan kemitraan kedua negara dalam kerangka kerja sama MIKTA yang dimulai tahun 2013,” ujar Teguh Santosa.
Dia menilai MIKTA bisa menjadi platform alternatif bagi Indonesia membangun kemandirian dan menawarkan solusi perimbangan kekuatan politik di dunia. “MIKTA dapat menjadi platform alternatif bagi Indonesia untuk membangun kemandirian dan menawarkan berbagai solusi perimbangan kekuatan di arena global," kata Teguh.
Diketahui, MIKTA adalah platform yang dibangun anggota-anggotanya berfokus pada kerja sama ekonomi yang berimbang, penguatan isu lingkungan, dan energi terbarukan. "MIKTA sendiri adalah platform yang lebih fokus pada kerja sama ekonomi yang berimbang, penguatan isu lingkungan dan energi terbarukan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :