Pangkas Anggaran Rp201 Miliar, Pimpinan KPK: Penurunan Terbesar Belanja Modal dan Barang
Rabu, 12 Februari 2025 - 14:03 WIB
loading...
KPK turut terkena efisiensi anggaran imbas Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Anggaran KPK yang dipangkas sebesar Rp201 miliar. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut terkena efisiensi anggaran imbas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Anggaran KPK yang dipangkas sebesar Rp201 miliar.
Hal itu diungkapkan Komisioner KPK Agus Joko Pramono saat rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).
Baca juga: Imbas Efisiensi Anggaran, MK Hanya Bisa Gaji Pegawai hingga Mei 2025
Agus mengatakan, KPK memperoleh pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,2 triliun. Dari jumlah itu, Rp790 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai, Rp428,01 miliar belanja barang, dan Rp18,72 untuk belanja modal.
"Dan dalam rangka efisiensi yang dilakukan pemerintah yang juga kami dukung maka pada tahun 2025 anggaran kami dapat diefisiensikan sebesar Rp201 miliar," ujar Agus.
Kendati demikian, KPK memperoleh anggaran sebesar Rp1 triliun. Dari jumlah itu, belanja barang dialokasikan Rp790 miliar, belanja barang Rp233,91 miliar, dan belanja modal Rp11,82 miliar.
"Rekonstruksi ini menyebabkan anggaran KPK terefisiensikan sebesar Rp201 miliar di mana penurunan terbesar di belanja barang yaitu Rp194,1 miliar dan belanja modal turun sebesar Rp6,9 miliar," katanya.
"Dalam efisiensi ini sudah terdapat efisiensi dalam konteks perjalanan dinas sebesar 50% yaitu Rp61,5 miliar," tambahnya.
Hal itu diungkapkan Komisioner KPK Agus Joko Pramono saat rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).
Baca juga: Imbas Efisiensi Anggaran, MK Hanya Bisa Gaji Pegawai hingga Mei 2025
Agus mengatakan, KPK memperoleh pagu anggaran 2025 sebesar Rp1,2 triliun. Dari jumlah itu, Rp790 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai, Rp428,01 miliar belanja barang, dan Rp18,72 untuk belanja modal.
"Dan dalam rangka efisiensi yang dilakukan pemerintah yang juga kami dukung maka pada tahun 2025 anggaran kami dapat diefisiensikan sebesar Rp201 miliar," ujar Agus.
Kendati demikian, KPK memperoleh anggaran sebesar Rp1 triliun. Dari jumlah itu, belanja barang dialokasikan Rp790 miliar, belanja barang Rp233,91 miliar, dan belanja modal Rp11,82 miliar.
"Rekonstruksi ini menyebabkan anggaran KPK terefisiensikan sebesar Rp201 miliar di mana penurunan terbesar di belanja barang yaitu Rp194,1 miliar dan belanja modal turun sebesar Rp6,9 miliar," katanya.
"Dalam efisiensi ini sudah terdapat efisiensi dalam konteks perjalanan dinas sebesar 50% yaitu Rp61,5 miliar," tambahnya.
(jon)
Lihat Juga :