Hemat Anggaran Negara, Prabowo: Pengeluaran Mubazir dan Nyolong, Saya Ingin Hentikan
Senin, 10 Februari 2025 - 16:50 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya menghemat anggaran negara dengan kebijakan efisiensi. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya menghemat anggaran dengan kebijakan efisiensi. Menurut dia, kekayaan negara harus sepenuhnya diperuntukkan bagi kepentingan rakyat. Maka itu, berbagai pengeluaran yang tidak perlu harus dihentikan.
“Benar-benar saya nangkap di mana-mana rakyat kita sudah tidak mau lagi membiarkan kekayaan rakyat diambil terus. Saya benar-benar merasa mendapat kekuatan hari ini dan hari-hari setiap saat saya turun melihat rakyat di mana-mana dan saya ke mana-mana saya merasakan rakyat itu menangkap rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi,” ujar Prabowo saat menghadiri Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025).
Baca juga: Minta Kementerian Hemat Anggaran, Prabowo: Jangan Ganggu Menkeu Terus
Menurut dia, ada pihak-pihak yang melawan kebijakan penghematan ini. “Saya melakukan penghematan, saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu pengeluaran-pengeluaran yang mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang alasan untuk nyolong, saya ingin hentikan, bersihkan. Ada yang melawan saya, ada. Dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum merasa sudah menjadi raja kecil, ada,” ungkapnya
Prabowo berkomitmen memperbaiki kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan. Dia menyoroti kondisi sekolah-sekolah di Indonesia dengan menyebutkan negara memiliki sekitar 330.000 sekolah, namun anggaran yang tersedia hanya cukup untuk memperbaiki sekitar 20.000 sekolah.
“Benar-benar saya nangkap di mana-mana rakyat kita sudah tidak mau lagi membiarkan kekayaan rakyat diambil terus. Saya benar-benar merasa mendapat kekuatan hari ini dan hari-hari setiap saat saya turun melihat rakyat di mana-mana dan saya ke mana-mana saya merasakan rakyat itu menangkap rakyat Indonesia sudah tidak bisa dibohongi lagi,” ujar Prabowo saat menghadiri Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025).
Baca juga: Minta Kementerian Hemat Anggaran, Prabowo: Jangan Ganggu Menkeu Terus
Menurut dia, ada pihak-pihak yang melawan kebijakan penghematan ini. “Saya melakukan penghematan, saya ingin pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu pengeluaran-pengeluaran yang mubazir, pengeluaran-pengeluaran yang alasan untuk nyolong, saya ingin hentikan, bersihkan. Ada yang melawan saya, ada. Dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum merasa sudah menjadi raja kecil, ada,” ungkapnya
Prabowo berkomitmen memperbaiki kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan. Dia menyoroti kondisi sekolah-sekolah di Indonesia dengan menyebutkan negara memiliki sekitar 330.000 sekolah, namun anggaran yang tersedia hanya cukup untuk memperbaiki sekitar 20.000 sekolah.
Lihat Juga :