Cerita Ajudan Hasto PDIP Dititipi Tas oleh Harun Masiku, Tak Tahu Isinya Duit Rp400 Juta

Jum'at, 07 Februari 2025 - 16:17 WIB
loading...
Cerita Ajudan Hasto...
Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi diperiksa sebagai saksi dalam sidang gugatan praperadilan sah tidaknya penetapan tersangka Hasto oleh KPK di PN Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025). FOTO/ARI SANDITA
A A A
JAKARTA - Staf Sekjen Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Hasto Kristiyanto , Kusnadi diperiksa sebagai saksi dalam sidang gugatan praperadilan sah tidaknya penetapan tersangka Hasto oleh KPK, Jumat (7/2/2025). Kusnadi bercerita pernah menerima titipan tas dari Harun Masiku .

"Tadi saudara saksi sudah menjelaskan terkait dengan keberadaan uang Rp400 juta ya yang ditanyakan oleh kuasa Pemohon dan saudara terangkan itu berasal dari siapa?" tanya Koordinator Tim Biro Hukum KPK, Iskandar Marwanto di dalam persidangan di PN Jakarta Selatan.

"Harun Masiku, tapi saya nggak tahu itu uang, saya dititipannya itu barang," ujar Kusnadi.



Sebenarnya, kata Kusnadi, dia tak pernah dititipkan uang oleh Harun Masiku. Tersangka suap itu hanya menitipkan tas untuk diberikan kepada Saeful Bahri dan Doni Tri Istiqomah. Kusnadi mengaku tak mengetahui isi dari tas yang dititipkan kepadanya itu.

"Dititipinnya dalam bentuk bungkusan? warnanya apa? Saudara terima dari Harun Masiku gitu ya?" tanya Iskandar.

"Tas. Hitam (warnanya). Dari Harun Masiku," tutur Kusnadi.

Kusnadi menyebutkan, tas tersebut dititipkan Harun Masiku kepadanya di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Harun Masiku kala itu hendak bertemu Doni Tri Istiqomah, hanya Doni belum ada di DPP tersebut, sehingga dititipkan kepadanya.

"Diserahkan oleh Harun Masiku tas hitam itu di mana? Awalnya bagaimana kok kemudian saksi bisa menerima tas itu dari Harun Masiku?" tanya Iskandar.

Baca juga: Kusnadi Sangkal Hasto Kristiyanto ke PTIK pada Januari 2020

"(Di kantor) DPP, Jalan Diponegoro Pak, dia ketemu saya di resepsionis. Awal mulanya kan sering ketemu di DPP (dengan Harun Masiku) Pak, sering ketemu kan ngurus pencalegan, di situ kan saya memang bekerja di situ, dia (Harun Masiku) mau ketemu Doni, tapi Doninya belum ada, akhirnya ketemu saya di resepsionis, nanti ada titipan dari saya Harun Masiku buat Doni dan Saeful, gitu Pak," papar Kusnadi.

Kusnadi menegaskan, itu adalah kali pertama menerima titipan dari Harun Masiku untuk diserahkan pada Doni dan Saeful.

Adapun pada persidangan beragendakan Jawaban KPK sebelumnya diketahui, Kusnadi menyerahkan tas ransel berwarna hitam yang berisi amplop warna cokelat, yang mana di dalamnya terdapat uang Rp400 juta berasal dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Tas itu diserahkan Harun Masiku pada Kusnadi untuk diserahkan ke Doni Tri Istiqomah.

Setelah itu, Donny Tri Istiqomah menghubungi Saeful Bahri dengan menyatakan uang untuk mengurus PAW DPR Harun Masiku sudah ada di tangannya. Uang yang diberikan Hasto Kristiyanto senilai Rp400 juta itu dalam bentuk pencahan Rp50.000.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Berita Terkini
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved