Syahganda Dorong Prabowo Reshuffle Separuh Kabinet Pasca 100 Kerja
Rabu, 05 Februari 2025 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, model buruk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjalankan kebijakan publik harus disiasati. "Sebab, menteri-menteri seperti Bahlil masih banyak di pemerintah Prabowo," ungkapnya.
Dia memandang Keinginan Prabowo yang cepat dan tepat mengimplementasikan gagasan-gagasan ideologis yang tercantum dalam Indonesia Paradoks mengalami tantangan besar. "Sebab, pengimplementasian cita-cita dia terbentur dengan barisan menteri yang tidak ideologis," imbuhnya.
Baca juga: Ibu Rumah Tangga Tewas Kelelahan Antre Gas Elpiji 3 Kg di Pamulang
Namun, lanjut dia, kompromi politik membuat eksistensi menteri-menteri yang ada tidak gampang disingkirkan. "Dengan adanya strategi baru, seperti memperkuat peranan kepala daerah atau peran militer dalam pembangunan, bisa jadi ide-ide besar Prabowo lebih gampang dilaksanakan ketimbang bersandar pada menteri-menterinya," kata dia.
Prabowo, menurutnya, perlu juga mencontoh bagaimana Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mentransformasi penggunaan minyak tanah selama 60 tahun menjadi gas 3 kg saat lalu tanpa huru-hara. "Oleh karena teknokrasi dan kompetensi menjadi sandaran dalam pengimplementasian kebijakan negara," pungkasnya.
Dia memandang Keinginan Prabowo yang cepat dan tepat mengimplementasikan gagasan-gagasan ideologis yang tercantum dalam Indonesia Paradoks mengalami tantangan besar. "Sebab, pengimplementasian cita-cita dia terbentur dengan barisan menteri yang tidak ideologis," imbuhnya.
Baca juga: Ibu Rumah Tangga Tewas Kelelahan Antre Gas Elpiji 3 Kg di Pamulang
Namun, lanjut dia, kompromi politik membuat eksistensi menteri-menteri yang ada tidak gampang disingkirkan. "Dengan adanya strategi baru, seperti memperkuat peranan kepala daerah atau peran militer dalam pembangunan, bisa jadi ide-ide besar Prabowo lebih gampang dilaksanakan ketimbang bersandar pada menteri-menterinya," kata dia.
Prabowo, menurutnya, perlu juga mencontoh bagaimana Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mentransformasi penggunaan minyak tanah selama 60 tahun menjadi gas 3 kg saat lalu tanpa huru-hara. "Oleh karena teknokrasi dan kompetensi menjadi sandaran dalam pengimplementasian kebijakan negara," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :