Syahganda Dorong Prabowo Reshuffle Separuh Kabinet Pasca 100 Kerja
Rabu, 05 Februari 2025 - 16:49 WIB
loading...
Direktur Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle terhadap separuh Kabinet Merah Putih pasca 100 hari kerja. Foto/Dok SindoNews/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Direktur Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle terhadap separuh Kabinet Merah Putih pasca 100 hari kerja. Dorongan Syahganda merespons kasus seorang nenek bernama Yonih (62) yang meninggal dunia usai mengantre beli isi tabung gas elpiji 3 kilogram di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
"Sebenarnya, Prabowo Subianto bisa menjalankan pemerintahan dengan baik jika separuh menteri-menteri di-reshuffle. Jika tidak mungkin, maka strategi baru diperlukan," ujar Syahganda dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).
Syahganda menilai karut marut distribusi gas melon 3 kg yang membuat meninggalnya seorang nenek itu usai antre beli gas di Tangsel merupakan tamparan keras bagi pemerintah. Untuk itu, Syahganda mengusulkan agar Prabowo memiliki strategi baru dalam mengelola kekuasaannya dengan mencari model efektif menjalankan kebijakan publik.
Baca juga: Bahlil Minta Maaf Ada Warga Meninggal saat Antre LPG 3 Kg
"Sebenarnya, Prabowo Subianto bisa menjalankan pemerintahan dengan baik jika separuh menteri-menteri di-reshuffle. Jika tidak mungkin, maka strategi baru diperlukan," ujar Syahganda dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).
Syahganda menilai karut marut distribusi gas melon 3 kg yang membuat meninggalnya seorang nenek itu usai antre beli gas di Tangsel merupakan tamparan keras bagi pemerintah. Untuk itu, Syahganda mengusulkan agar Prabowo memiliki strategi baru dalam mengelola kekuasaannya dengan mencari model efektif menjalankan kebijakan publik.
Baca juga: Bahlil Minta Maaf Ada Warga Meninggal saat Antre LPG 3 Kg
Lihat Juga :