Mahfud MD Ibaratkan Pelaku Pemagaran Laut Bak Perampok di Depan Mata, Polisi Harus Segera Tangkap

Rabu, 05 Februari 2025 - 16:28 WIB
loading...
Mahfud MD Ibaratkan...
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengibaratkan pelaku pemagaran laut di Tangerang seperti orang yang merampok di depan mata. Foto: Podcast Mahfud MD
A A A
JAKARTA - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengibaratkan pelaku pemagaran laut di pesisir Tangerang seperti orang yang merampok di depan mata. Seharusnya polisi segera menangkap pelaku pemagaran.

Sebelum kasus pemagaran laut sepanjang 30 km di Tangerang heboh seharusnya polisi sudah mengetahui mengenai masalah ini.

"Kita bicara soal pemagaran laut di Tangerang yang bikin heboh itu seharusnya jelas polisi bertindak, itu tugasnya polisi begitu," ujar Mahfud melalui kanal YouTube pribadinya, Rabu (5/2/2025).

Baca juga: Soal Pagar Laut, Mahfud MD: Tak Perlu Menutupi Kasus dengan Alasan Demi Marwah Institusi

Namun, setelah sejumlah pihak mempermasalahkan pemagaran laut di Tangerang justru polisi mengaku tidak tahu menahu. Padahal, seharusnya polisi sudah pernah melakukan bahkan juga mendapatkan laporan dari masyarakat.

"Setelah orang-orang mulai mengungkapkan fakta bahwa polisi betul-betul tahu karena pernah melakukan patroli, pernah mendapat laporan kan gitu, dulu bilang nggak tahu, kami baru tahu. Nah, sekarang orang yang pernah melapor kan muncul, Ombudsman Banten ya kan kemudian ada juga Kiai siapa tuh yang Kiai Mathla'ul Anwar, dia sudah lama tahu itu dan memberitahu," ungkap Mahfud.

"Sampai akhirnya dia memberitahu Presiden langsung melalui surat disampaikan seseorang baru kasus ini meledak. Sesudah muncul-muncul itu semua baru mereka mulai bertindak itu pun sudah sangat terlambat dan kita tidak tahu arahnya ke mana ya penyelesaian ini. Kan masih dipanggil diminta klarifikasi dan sebagainya," tambahnya.

Dia memberikan logika secara hukum bahwa orang yang melakukan pemagaran laut di Tangerang sama saja melakukan perampokan yang jelas-jelas kasusnya di depan mata. Berbeda dengan kasus kejahatan IT yang harus hati-hati dalam penindakannya.

"Kalau dalam logika murni hukum kan sama dengan orang merampok, bisa langsung ditangkap jangan bilang harus hati-hati diperiksa dulu ini lah kalau orang ngerampok itu langsung ditangkap. Nah, yang harus hati-hati itu misalnya dalam hal-hal yang menyangkut kejahatan IT. Kalau ini kan bukan IT di depan mata kita ya kan," ujar Mahfud.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Infografis
Wireless Charger Mobil...
Wireless Charger Mobil Listrik Sudah di Depan Mata, Mirip HP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved