Masinton: Persoalan TKI Lebih Penting Daripada 600 WNI Eks ISIS

Senin, 10 Februari 2020 - 15:10 WIB
Masinton: Persoalan...
Masinton: Persoalan TKI Lebih Penting Daripada 600 WNI Eks ISIS
A A A
JAKARTA - Persoalan yang dialami tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dinilai lebih penting diurusi oleh pemerintah ketimbang memulangkan 600 warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS dari Timur Tengah.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengatakan banyak tugas negara dalam memberikan perlindungan terhadap WNI di luar negeri. "Satu di antaranya, persoalan overstay atau masyarakat kita yang menjadi tenaga kerja kemudian masa berlaku paspornya habis," ujar Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Kemudian, kata dia, tidak sedikit TKI yang berangkat ke luar negeri melalui agen-agen tidak resmi. "Menurut saya itu lebih real untuk diurus oleh negara. Yang mana para tenaga kerja ini adalah yang bekerja di luar negeri dan mendatangkan devisa untuk Indonesia, itu real," ungkapnya.

Diapun mempertanyakan urgensi memulangkan 600 WNI eks ISIS dari Timur Tengah. "Harus dikaji betul, urgensi wacana pemulangan itu apa. Urgensinya apa buat bangsa ini. Nah, mereka pergi kan karena tidak percaya pada sistem negara, ideologi politik negara, Pancasila," ujarnya.

Tidak hanya itu, negara juga harus jeli dan teliti dalam menyikapi wacana pemulangan 600 WNI eks kombatan ISIS itu. Dia mengingatkan Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. "Dari Pasal 12-35 itu mengatur dari mulai rekrutmen, bergabung dalam organisasi terorisme, ikut dalam pelatihan terorisme, ikut melibatkan anak dan segala macam itu diatur pasal per pasal secara rinci dalam Undang-undang pemberantasan tindak pidana terorisme itu," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Pemerintah Putuskan...
Pemerintah Putuskan WNA Bisa Perpanjang Kembali Izin Tinggal di Indonesia
Rapat Perlindungan WNI,...
Rapat Perlindungan WNI, Komisi I DPR Sorot Kasus Djoko Tjandra
DPR Ingatkan Negara...
DPR Ingatkan Negara Harus Hati-hati Jalankan Skema Tapera
UU Minerba Bentuk Perlindungan...
UU Minerba Bentuk Perlindungan Negara untuk Korporasi Tambang
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved