Banyak WNI Eks ISIS di Suriah, Pengamat: Ideologi Tak Seperti Virus Corona

Kamis, 06 Februari 2020 - 13:02 WIB
Banyak WNI Eks ISIS...
Banyak WNI Eks ISIS di Suriah, Pengamat: Ideologi Tak Seperti Virus Corona
A A A
JAKARTA - Pengamat militer dan intelijen, Connie Rahakundini Bakrie sependapat dengan sikap Presiden Joko Widodo yang menolak rencana pemulangan warga negara Indonesia (WNI) mantan pendukung gerakan ISIS.

Connie khawatir kepulangan mereka justru akan menimbulkan masalah di Tanah Air. "Mereka sedang memutuskan pergi dan dengan bangga membakar paspor RI yang mereka bilang negara thogut. Untuk apa kita terima mereka kembali tanpa mereka minta mengajukan lagi menjadi WNI," tutur Connie saat dihubungi SINDOnews, Kamis (6/2/2020). (Baca juga: Soal Kepulangan WNI Eks ISIS, Ini Sikap Presiden Jokowi )

Jika para WNI eks ISIS itu berniat kembali ke Tanah Air, kata Connie, mereka harus dikarantina di pulau terluar setidaknya selama lima tahun. Selanjutnya selama lima tahun itu, mereka dievaluasi setiap enam bulan.

Menurut Connie, langkah tersebut harus dilakukan terhadap mereka karena telah memiliki ideologi yang tidak sesuai dengan NKRI dan Pancasila.

"Menghapus ideologi tidak bisa seperti menghapus virus Corona," ujarnya. (Baca juga: DPR Sebut Pemulangan WNI Eks ISIS Harus Dikaji Mendalam )

Connie menambahkan selama di karantina, para kombatan ISIS juga harus dididik dan diberikan pemahaman yang kuat tentang ideologi negara. "Selama di pulau (terluar-red) itu hak-hak politik mereka dihilangkan," tandasnya.

Presiden Jokowi menyatakan, wacana pemulangan 600 WNI eks ISIS belum dibahas dan diputuskan dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait.

Kendati demikian, Jokowi mengungkapkan pendapat pribadinya yang menolak mereka kembali ke Tanah Air.
(dam)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Prabowo: Buat Apa Kita...
Prabowo: Buat Apa Kita Bangun Kereta Api dan Jalan Raya jika Negara Tak Terlindungi
Tingkatkan Keamanan...
Tingkatkan Keamanan Siber Nasional, BSSN Susun Draft SKSN
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Berita Terkini
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved