Yustinus Prastowo Sentil Deddy Corbuzier Serang Anak Sekolah yang Kritik Ayam MBG Tak Enak

Sabtu, 18 Januari 2025 - 13:28 WIB
loading...
Yustinus Prastowo Sentil...
Mantan Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo mengkritik Deddy Corbuzier. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Deddy Corbuzier kena sentil Mantan Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo . Sentilan Yustinus menanggapi Deddy yang mengkritik seorang anak sekolah yang terang-terangan mengeluhkan rasa ayam menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak enak.

“Saya mengkritik itu. Tidak pantas!” kata Yustinus kepada SindoNews, Sabtu (18/1/2025).

Dalam cuitannya di platform X (sebelumnya Twitter), Yustinus mengaku percaya ketulusan dan komitmen Presiden Prabowo Subianto di program Makan Bergizi Gratis. Dia menilai penggunaan kata bergizi ini sangat bagus sebagai standar dan harapan, tak sekadar gratis tapi sekaligus berkualitas.

Baca juga: Deddy Corbuzier Sentil Anak Sekolah yang Sebut Ayam MBG Tak Enak: Sekaya Apa Ente?



“Sayang, para pendengung yang justru mereduksi program ini. Terlebih mengintimidasi anak2 yg berkeluh kesah. Menghardik dg kesombongan dan arogansi yg tak bermutu,” cuit Yustinus yang sudah mengizinkan SindoNews mengutipnya.

“Jangan lupa Bung, program ini dibiayai APBN yg sumbernya dari uang pajak. Anda jangan merendahkan orang tua anak2 itu pun berkontribusi membayar pajak. Jadi ini timbal balik. Anak2 polos itu berhak bicara otentik,” sambungnya.

Dia mendukung Prabowo agar MBG ini sukses dan jadi wujud penggunaan uang pajak yang baik. “Seraya berharap beliau dijauhkan dari tukang hardik arogan yang menjauhkan kita dari kehidupan publik yang beradab,” pungkasnya.

Baca juga: Deddy Corbuzier Diserang Buzzer usai Kritik Anak Sekolah yang Sebut Ayam MBG Tak Enak

Dalam cuitan sebelumnya, Yustinus percaya ketulusan dan kesungguhan Presiden Prabowo dalam program MBG ini. Pernyataan Prabowo dinilainya cukup konsisten dan komitmen kuat. Apalagi, kata dia, MBG juga telah diimplementasikan di banyak negara dengan berbagai variasi skema.

Dia melanjutkan, desain program MBG di APBN 2025 juga disiapkan cukup lama, lengkap, dan detail. Konsepnya, kata dia, dijalankan bertahap baik cakupan wilayah maupun sasaran penerima. Dikatakannya, ini program superbesar sehingga perlu disiapkan dengan baik dan cermat.

“Hal yang wajar terjadi kekurangan di beberapa aspek untuk program yang cukup kompleks ini. Namun jika tidak dimulai, kita tak akan mengetahui kekurangan/kelemahan program ini. Saya juga tak sependapat jika kritik lalu menjadi tidak fokus, tidak proporsional, dan berlebihan. Sebaliknya, pemerintah tak perlu antikritik, terutama yang faktual, sepedas apa pun,” tuturnya.

“Hemat saya, akan sangat bagus jika pengalaman beberapa hari ini dievaluasi dan dijadikan bahan penyempurnaan konsep besar. Ini kesempatan melibatkan stakeholders untuk memberi masukan, aspirasi, dan keterlibatan. Terutama sekolah, komite, komunitas, pemerintah lokal, pelaku UMKM dan lain-lain,” sambungnya.

Dia menambahkan, untuk mendapatkan model yang tepat sesuai kompleksitas Indonesia, tak ada salahnya pelaksanaan di awal ini menjadi piloting. “Saya yakin masih cukup waktu bahkan akan banyak masukan berharga, termasuk untuk melakukan pengembangan ekosistem dan membangun kelembagaan yang solid. Seperti kata Presiden Prabowo, tak sekadar manfaat langsung bagi anak tetapi sekaligus menggerakkan perekonomian lokal,” jelasnya.

Menurut dia, kritik dan masukan yang ada dapat dikapitalisasi dan dikonversi menjadi keterlibatan. “Bagaimana memastikan infrastruktur yang memadai, pasokan yang kontinu, pengolahan makanan yang baik, standardisasi, distribusi yang cepat dan merata dengan melibatkan stakeholders lokal. Semoga program penting ini dapat terus disempurnakan, dilakukan monev yang baik, dan sesuai arahan Presiden - dipastikan efisien, tata kelola baik, dan tanpa korupsi,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Rekomendasi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Berita Terkini
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved