Pemda Ikut Terlibat MBG, Komisi IV: Wujud Nyata Kolaborasi Pusat, Daerah, dan Desa
Jum'at, 17 Januari 2025 - 19:56 WIB
loading...
Anggota Komisi IV DPR Robert J. Kardinal menilai, keterlibatan pemerintah dalam Program MBG merupakan wujud nyata kolaborasi pusat, daerah, dan desa. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komisi IV DPR mendorong Pemerintah daerah (Pemda) untuk aktif berkontribusi mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul kebijakan Pemerintah pusat untuk membuka seluas bagi siapa pun yang mau berpartisipasi dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.
"Sebagai wujud nyata kolaborasi bersama, Pemda dapat memanfaatkan dana APBD. Dana yang bersumber dari dana desa juga dapat dioptimalkan mendukung kesuksesan program ini," kata anggota Komisi IV DPR Robert J. Kardinal, Jumat (17/1/2025).
Robert menuturkan, partisipasi aktif Pemda dan desa dalam Program MBG dapat menjadi langkah strategis untuk mencapai tujuan utama dari program ini. Program MBG sejatinya dirancang untuk memberikan akses makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi anak sekolah dan ibu-ibu hamil dengan dukungan penuh dari Pemerintah.
Baca juga: DPR Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Cukai Rokok
Nilai total anggaran yang disediakan Pemerintah dari APBN untuk MBG ini sebesar Rp71 triliun. Dengan dukungan APBD, ditambah alokasi dana desa, maka kemampuan fiskal Pemerintah untuk mendorong kelanjutan program ini jauh lebih besar. Sebab anggaran yang ada, benar-benar dialokasikan untuk menopang apa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Fokus pada alokasi anggaran untuk kebutuhan dasar seperti pangan bergizi memiliki nilai manfaat yang tinggi bagi masyarakat dibandingkan pengeluaran untuk kebutuhan yang kurang prioritas," ujarnya.
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Libatkan Pelaku Kuliner dan Pekerjakan Masyarakat Sekitar
"Sebagai wujud nyata kolaborasi bersama, Pemda dapat memanfaatkan dana APBD. Dana yang bersumber dari dana desa juga dapat dioptimalkan mendukung kesuksesan program ini," kata anggota Komisi IV DPR Robert J. Kardinal, Jumat (17/1/2025).
Robert menuturkan, partisipasi aktif Pemda dan desa dalam Program MBG dapat menjadi langkah strategis untuk mencapai tujuan utama dari program ini. Program MBG sejatinya dirancang untuk memberikan akses makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi anak sekolah dan ibu-ibu hamil dengan dukungan penuh dari Pemerintah.
Baca juga: DPR Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Cukai Rokok
Nilai total anggaran yang disediakan Pemerintah dari APBN untuk MBG ini sebesar Rp71 triliun. Dengan dukungan APBD, ditambah alokasi dana desa, maka kemampuan fiskal Pemerintah untuk mendorong kelanjutan program ini jauh lebih besar. Sebab anggaran yang ada, benar-benar dialokasikan untuk menopang apa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Fokus pada alokasi anggaran untuk kebutuhan dasar seperti pangan bergizi memiliki nilai manfaat yang tinggi bagi masyarakat dibandingkan pengeluaran untuk kebutuhan yang kurang prioritas," ujarnya.
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Libatkan Pelaku Kuliner dan Pekerjakan Masyarakat Sekitar
Lihat Juga :