Politikus PAN Anggap Pemerintah Fokus Cari Vaksin Covid-19, Alkes Kurang Diperhatikan
Rabu, 02 September 2020 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga kalau ke RS dokter spesialisnya nggak ada langsung dirujuk ke RS lain. Ini beberapa masalah soal kapasitas RS yang justru makin membeludak di pusat atau di RS provinsi," bebernya.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua Fraksi PAN DPR ini pun mengajak media untuk melihat langsung kondisi RS kecil di daerah, banyak ruang rawat inap yang masih kosong. Bahkan, ada juga di suatu daerah yang RSUD-nya kalah ramai dengan RS swasta. Padahal, statusnya RS pemerintah. Sehingga, ini merupakan masalah yang kompleks.
(Baca juga: Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19, Petakan Kesiapan Rumah Sakit ).
Dengan demikian, menurut Saleh, selama enam bulan Covid ini, masih banyak RS yang belum juga terpenuhi kebutuhan alkesnya. Bahkan, saat dirinya reses ke dapil di Sumatera Utara II, ia menyumbang alkes berupa ventilator dan oxygen concentrator untuk lima RS. Karena, ada RS di suatu kabupaten yang ventilatornya baru satu, sehingga tidak memenuhi rasio karena jumlah penduduknya 450 ribu.
"Alkes ini yang harus dipenuhi pemerintah, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lancar. Pemerintah tahu soal ini, hanya saja karena fokusnya berubah untuk mencari vaksin, jadi alkes tidak terlalu diperhatikan," tandasnya.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua Fraksi PAN DPR ini pun mengajak media untuk melihat langsung kondisi RS kecil di daerah, banyak ruang rawat inap yang masih kosong. Bahkan, ada juga di suatu daerah yang RSUD-nya kalah ramai dengan RS swasta. Padahal, statusnya RS pemerintah. Sehingga, ini merupakan masalah yang kompleks.
(Baca juga: Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19, Petakan Kesiapan Rumah Sakit ).
Dengan demikian, menurut Saleh, selama enam bulan Covid ini, masih banyak RS yang belum juga terpenuhi kebutuhan alkesnya. Bahkan, saat dirinya reses ke dapil di Sumatera Utara II, ia menyumbang alkes berupa ventilator dan oxygen concentrator untuk lima RS. Karena, ada RS di suatu kabupaten yang ventilatornya baru satu, sehingga tidak memenuhi rasio karena jumlah penduduknya 450 ribu.
"Alkes ini yang harus dipenuhi pemerintah, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lancar. Pemerintah tahu soal ini, hanya saja karena fokusnya berubah untuk mencari vaksin, jadi alkes tidak terlalu diperhatikan," tandasnya.
(zik)
Lihat Juga :