Politikus PAN Anggap Pemerintah Fokus Cari Vaksin Covid-19, Alkes Kurang Diperhatikan

Rabu, 02 September 2020 - 11:20 WIB
loading...
Politikus PAN Anggap...
Tim radiografer mengoperasikan Mobile Xry ketika mengambil foto thorax pasien Covid-19, di Ruang Isolasi RSU Haji Surabaya, Jatim, Rabu (10/6/2020). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) Saleh Partaonan Daulay menyoroti minimnya ketersediaan alat kesehatan (alkes) di rumah sakit di daerah pada masa pandemi Covid-19 ini. Akibatnya, RS di daerah langsung merujuk pasien ke RS provinsi atau pusat.

Saleh menjelaskan, pemerintah dari awal pandemi sudah menyiapkan 132 RS. Jadi, semestinya selama enam bulan proses menghadapi Covid-19 sudah ditambah alat kesehatan (alkes) yang dibutuhkan oleh RS di berbagai daerah. Namun, dari 132 RS hanya sebagian yang alat-alatnya sudah terpenuhi, sementara sebagian lainnya belum terpenuhi alkesnya dan bahkan ada yang masih menunggu pengiriman pemerintah pusat.

"Akibatnya, banyak RS di daerah yang langsung merujuk ke RS lainnya karena dia tidak sanggup karena alkesnya tidak utuh sehingga merujuk RS di atasnya. Akibatnya yang penuh RS pusat dan RS provinsi," kata Saleh kepada SINDO Media, Rabu (2/9/2020).

(Baca juga: 2.775 Kasus Baru, Total 177.571 Orang Positif Covid-19 ).

Dengan demikian, Saleh menilai bahwa ketersediaan alkes ini yang membuat pasien menumpuk di RS besar yang ada di pusat atau provinsi. Begitu juga dengan dokter yang banyak menumpuk di kota-kota besar, sementara di daerah-daerah tidak tersedia, khususnya dokter spesialis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
PAN Dukung Langkah Prabowo...
PAN Dukung Langkah Prabowo Lakukan Penghematan Imbas Perang Timur Tengah
Terjaring OTT KPK, Bupati...
Terjaring OTT KPK, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Dipecat PAN
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
DPW PAN Sumut: Tudingan...
DPW PAN Sumut: Tudingan Terhadap Zulhas sebagai Penyebab Banjir Sumatera Fitnah
Kebijakan Menteri LH...
Kebijakan Menteri LH Menutup Sejumlah Tempat Wisata di Puncak Dinilai Merugikan
Rekomendasi
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved