Profil Habiburokhman, Kader Gerindra yang Sebut Mahfud MD Orang Gagal
Senin, 30 Desember 2024 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Tak sampai di situ, Habiburokhman menempuh studi S-3 di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Ia lulus dengan predikat cumlaude dari UNS pada Selasa (5/4/2022) setelah menjalani ujian terbuka promosi Doktor.
Adapun judul disertasi Habiburokhman adalah “Membangun Model Penegakan Hukum Ujaran Kebencian (Hate Speech) melalui Modernisasi Pertanggungjawaban Pidana dengan Keadilan Restoratif.”
Selama menjadi mahasiswa, Habiburokhman aktif di berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa FH Unila dan Keluarga Mahasiswa Pemuda Pelajar Lampung (KMPPRL). Dia juga aktif dalam pergerakan mahasiswa pada 1998.
Merujuk laman Fraksi Gerindra, Habiburokhman tidak hanya aktif sebagai politikus, tetapi juga advokat pembela publik. Dia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) yang rajin mengajukan gugatan class action untuk membela hak-hak rakyat.
Kemudian, dia juga memiliki kantor hukum bisnis Habiburokhman & Co dengan klien yang berasal dari mancanegara. Sekitar 2010, Habiburokhman secara resmi menjadi kader Gerindra.
Tak butuh waktu lama, Habiburokhman dipercaya menjadi Ketua Bidang Advokasi sekaligus anggota Dewan Pembina di partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Dia juga pernah ditunjuk memimpin Tim Advokasi Jakarta Baru yang membela kepentingan hukum Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat keduanya maju Pilkada DKI Jakarta 2012.
Beberapa tahun setelahnya, Habiburokhman dipercaya menjadi Direktur Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pada 2019, dia terpilih sebagai anggota DPR dari dapil DKI Jakarta 1.
Adapun judul disertasi Habiburokhman adalah “Membangun Model Penegakan Hukum Ujaran Kebencian (Hate Speech) melalui Modernisasi Pertanggungjawaban Pidana dengan Keadilan Restoratif.”
Selama menjadi mahasiswa, Habiburokhman aktif di berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa FH Unila dan Keluarga Mahasiswa Pemuda Pelajar Lampung (KMPPRL). Dia juga aktif dalam pergerakan mahasiswa pada 1998.
Merujuk laman Fraksi Gerindra, Habiburokhman tidak hanya aktif sebagai politikus, tetapi juga advokat pembela publik. Dia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) yang rajin mengajukan gugatan class action untuk membela hak-hak rakyat.
Kemudian, dia juga memiliki kantor hukum bisnis Habiburokhman & Co dengan klien yang berasal dari mancanegara. Sekitar 2010, Habiburokhman secara resmi menjadi kader Gerindra.
Tak butuh waktu lama, Habiburokhman dipercaya menjadi Ketua Bidang Advokasi sekaligus anggota Dewan Pembina di partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Dia juga pernah ditunjuk memimpin Tim Advokasi Jakarta Baru yang membela kepentingan hukum Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat keduanya maju Pilkada DKI Jakarta 2012.
Beberapa tahun setelahnya, Habiburokhman dipercaya menjadi Direktur Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pada 2019, dia terpilih sebagai anggota DPR dari dapil DKI Jakarta 1.
Lihat Juga :