Misa Natal di Gereja Katedral, Terowongan Silaturahim ke Masjid Istiqlal Dibuka
Selasa, 24 Desember 2024 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
“Kemudian juga ini dikhususkan hanya untuk teman-teman yang parkir di Masjid Istiqlal untuk beribadah. Jadi mohon kesabaran bagi teman-teman yang dari umum lainnya, nanti ada waktunya yang kami akan siapkan,” jelas dia.
Baca juga: Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Jakarta
Diketahui Presiden Prabowo Subiantomeresmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (12/12/2024) lalu.
Menurut Prabowo, terowongan silahturahim tersebut merupakan simbol dari kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Hari saya sangat bergembira menghadiri acara ini peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ini merupakan salah satu simbol dari kerukunan antara umat beragama, yang menjadikan bangsa kita memiliki ciri, yang sangat unik, dan yang sangat membanggakan," kata Prabowo dalam sambutannya, Kamis (12/12/2024).
Indonesia, kata Prabowo, merupakan suatu bangsa yang penuh dengan perbedaan di antaranya agama, suku, kelompok etnis, ras, bahasa daerah, hingga adat istiadat. Dan yang terpenting, katanya, semuanya bisa bersatu dan rukun.
Baca juga: Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Jakarta
Diketahui Presiden Prabowo Subiantomeresmikan Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (12/12/2024) lalu.
Menurut Prabowo, terowongan silahturahim tersebut merupakan simbol dari kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Hari saya sangat bergembira menghadiri acara ini peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Ini merupakan salah satu simbol dari kerukunan antara umat beragama, yang menjadikan bangsa kita memiliki ciri, yang sangat unik, dan yang sangat membanggakan," kata Prabowo dalam sambutannya, Kamis (12/12/2024).
Indonesia, kata Prabowo, merupakan suatu bangsa yang penuh dengan perbedaan di antaranya agama, suku, kelompok etnis, ras, bahasa daerah, hingga adat istiadat. Dan yang terpenting, katanya, semuanya bisa bersatu dan rukun.
Lihat Juga :