Sudah 100 Dokter Gugur, PAN Minta Jam Kerja Dievaluasi
Selasa, 01 September 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Jangan sampai kata Saleh, mereka melebihi batas kerja normal, di mana itu akan mengurangi ketahanan tubuh atau imunitas mereka. "Saya rasa penting ini (jam kerja) diperhatikan pemerintah. Supaya juga mereka bisa berjuang seperti yang menjadi kewajiban mereka," tegas Saleh.
Saleh menuturkan, gizi dan vitamin dokter dan tenaga media juga perlu diperhatikan. Dengan gizi dan vitamin yang cukup, para dokter bisa menjaga tingkat imunitas.
Terakhir, dia juga mendorong pemerintah untuk segera mencairkan insentif kesehatan yang sudah dijanjikan pemerintah. Termasuk juga santunan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bahkan soal uang santunan itu, pemerintah menjanjikan Rp300 juta per orang.
"Duit sudah ada, tinggal mencairkan. Terkait santunan ini, saya mendorong pemerintah untuk memperpanjang masa atau waktu. Jadi yang kemarin itu yang dibayar insentif tiga bulan, menurut saya ditambah lagi tiga bulan ini. Karena sudah enam bulan kita menghadapi Covid-19 ini," tandasnya.
Saleh menuturkan, gizi dan vitamin dokter dan tenaga media juga perlu diperhatikan. Dengan gizi dan vitamin yang cukup, para dokter bisa menjaga tingkat imunitas.
Terakhir, dia juga mendorong pemerintah untuk segera mencairkan insentif kesehatan yang sudah dijanjikan pemerintah. Termasuk juga santunan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bahkan soal uang santunan itu, pemerintah menjanjikan Rp300 juta per orang.
"Duit sudah ada, tinggal mencairkan. Terkait santunan ini, saya mendorong pemerintah untuk memperpanjang masa atau waktu. Jadi yang kemarin itu yang dibayar insentif tiga bulan, menurut saya ditambah lagi tiga bulan ini. Karena sudah enam bulan kita menghadapi Covid-19 ini," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :