Kemenag Gelar Lomba Video Layanan KUA di Masa Pandemi Berhadiah Rp316 Juta
Selasa, 01 September 2020 - 14:24 WIB
loading...
Kementerian Agama menggelar lomba video layanan KUA di masa pandemi Covid-19 dengan hadiah total Rp316 juta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) untuk pertama kalinya menggelar lomba video bertemakan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) pada masa pandemi Covid-19. Pada tahun-tahun sebelumnya Kemenag melalui Ditjen Bimas Islam selalu menyelenggarakan penganugerahan KUA Teladan Tingkat Nasional. Mereka adalah yang memiliki inovasi layanan terhadap masyarakat.
Direktur Bina KUA dan Keluargaa Sakinah, Muharam Marzuki mengungkapkan, wabah Covid-19 yang melanda masyarakat Dunia, termasuk Indonesia membuat kegiatan penganugerakan tidak dapat dilaksanakan. Akhirnya Kemenag mengganti event tatap muka menjadi event yang mengandalkan media digital sebagai sarana kompetisi. ”Bahkan, lomba video kali ini tidak hanya melibatkan pegawai KUA sebagai pelayan masyarakat tapi juga melibatkan para jurnalis dan masyarakat umum,” ujar Muharam di Jakarta, (1/9/2020). (Baca juga: Kemenag Andalkan Dua Program Ini untuk Tekan Perceraian)
Menurut dia, pelibatan jurnalis dan media online serta masyarakat adalah bentuk keseriusan Kementerian Agama dalam memberikan edukasi serta meningkatkan layanan, terutama pada masa pandemi Covid-19. “Alhamdulillah di tengah wabah Covid-19 kita dapat menggelar lomba yang Insya Allah memberikan manfaat yang sangat besar. Kita libatkan jurnalis media TV¸ media online serta masyarakat agar kita mendapatkan banyak perspektif,” katanya.
Layanan KUA, lanjut Muharam, saat ini sudah sangat baik, bahkan Ombudsman telah memberikan nilai yang terus naik setiap tahunnya. Survey Badan Litbang Kemenag juga menunjukkan hal serupa, masyarakat semakin nyaman mendapat layanan dari KUA. Namun, menurutnya ada hal penting yang perlu diketahui masyarakat, yaitu pentingnya disiplin protokol kesehatan. (Baca juga: Video Pendek PJJ, Madrasah ini Dapat Apresiasi Kemendikbud dan Kemenag)
“Meskipun skor layanan kita terus naik, kita tidak boleh berpuas diri, peningkatan layanan adalah suatu keharusan, perubahan dunia begitu cepat, kita juga harus terus berubah ke arah yang lebih baik, dan yang lebih penting masyarakat semakin sadar pentingnya protokol kesehatan saat melaksanakan pernikahan,” kata Muharam.
Direktur Bina KUA dan Keluargaa Sakinah, Muharam Marzuki mengungkapkan, wabah Covid-19 yang melanda masyarakat Dunia, termasuk Indonesia membuat kegiatan penganugerakan tidak dapat dilaksanakan. Akhirnya Kemenag mengganti event tatap muka menjadi event yang mengandalkan media digital sebagai sarana kompetisi. ”Bahkan, lomba video kali ini tidak hanya melibatkan pegawai KUA sebagai pelayan masyarakat tapi juga melibatkan para jurnalis dan masyarakat umum,” ujar Muharam di Jakarta, (1/9/2020). (Baca juga: Kemenag Andalkan Dua Program Ini untuk Tekan Perceraian)
Menurut dia, pelibatan jurnalis dan media online serta masyarakat adalah bentuk keseriusan Kementerian Agama dalam memberikan edukasi serta meningkatkan layanan, terutama pada masa pandemi Covid-19. “Alhamdulillah di tengah wabah Covid-19 kita dapat menggelar lomba yang Insya Allah memberikan manfaat yang sangat besar. Kita libatkan jurnalis media TV¸ media online serta masyarakat agar kita mendapatkan banyak perspektif,” katanya.
Layanan KUA, lanjut Muharam, saat ini sudah sangat baik, bahkan Ombudsman telah memberikan nilai yang terus naik setiap tahunnya. Survey Badan Litbang Kemenag juga menunjukkan hal serupa, masyarakat semakin nyaman mendapat layanan dari KUA. Namun, menurutnya ada hal penting yang perlu diketahui masyarakat, yaitu pentingnya disiplin protokol kesehatan. (Baca juga: Video Pendek PJJ, Madrasah ini Dapat Apresiasi Kemendikbud dan Kemenag)
“Meskipun skor layanan kita terus naik, kita tidak boleh berpuas diri, peningkatan layanan adalah suatu keharusan, perubahan dunia begitu cepat, kita juga harus terus berubah ke arah yang lebih baik, dan yang lebih penting masyarakat semakin sadar pentingnya protokol kesehatan saat melaksanakan pernikahan,” kata Muharam.
Lihat Juga :