Relawan Al Maun Desak Jokowi Reshuffle Kabinet
Selasa, 01 September 2020 - 13:43 WIB
loading...
Relawan Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Al Maun). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Al Maun) meminta Presiden Jokowi untuk merombak sususan atau reshuffle kabinet .
Dorongan reshuffle kabinet dari organisasi Relawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin bentukan kader Partai Golkar Partai ini karena menilai ada sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju kinerjanya kurang bagus.
“Kami Al Maun menyerukan kepada Presiden Jokowi untuk melakukan resuffle kabinet dan rotasi komposisi kabinet demi akselerasi percepatan kinerja. Sebab, beberapa menteri masih jalan ditempat dan malah tidak bergerak di tengah pandemi covid 19 ini,” kata Ketua Umum DPP Al Maun, Rafik Perkasa Alamsyah melalui keterangan tertulisnya, Senin 31 Agustus 2020.
Dia menilai menteri-menteri yang kinerjanya kurang baik dan tidak progresif diharapkan diganti dengan yang lebih mumpuni. Dia mencontohkan di antaranya Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pendidikan.
“Saat ini gerak kabinet lambat dan ekonomi di tengah Covid-19 semakin melemah dan tidak ada sinergi yang baik antarmenteri. Karena itu Presiden Jokowi harus merombak kabinetnya. Pasar dan masyarakat menunggu respon positif perbaikan ke depan,” kata Rafik.(Baca juga: 3 Pegawai Positif Covid-19, Gedung Setda Kota Depok Ditutup 7 Hari )
Dorongan reshuffle kabinet dari organisasi Relawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin bentukan kader Partai Golkar Partai ini karena menilai ada sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju kinerjanya kurang bagus.
“Kami Al Maun menyerukan kepada Presiden Jokowi untuk melakukan resuffle kabinet dan rotasi komposisi kabinet demi akselerasi percepatan kinerja. Sebab, beberapa menteri masih jalan ditempat dan malah tidak bergerak di tengah pandemi covid 19 ini,” kata Ketua Umum DPP Al Maun, Rafik Perkasa Alamsyah melalui keterangan tertulisnya, Senin 31 Agustus 2020.
Dia menilai menteri-menteri yang kinerjanya kurang baik dan tidak progresif diharapkan diganti dengan yang lebih mumpuni. Dia mencontohkan di antaranya Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pendidikan.
“Saat ini gerak kabinet lambat dan ekonomi di tengah Covid-19 semakin melemah dan tidak ada sinergi yang baik antarmenteri. Karena itu Presiden Jokowi harus merombak kabinetnya. Pasar dan masyarakat menunggu respon positif perbaikan ke depan,” kata Rafik.(Baca juga: 3 Pegawai Positif Covid-19, Gedung Setda Kota Depok Ditutup 7 Hari )