Positif Corona Makin Banyak, Masyarakat Harus Disiplin Protokol Kesehatan
Selasa, 01 September 2020 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
"Bila ini dijadikan gerakan semesta, saya usul ini Bapak Presiden (langsung), jadi seluruh komponen bergerak. Hari ini belum sehingga kita seolah-olah tidak serius menghadapi ini," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin malam (31/8/2020).
Harif menilai masyarakat sekarang terlihat biasa-biasa saja ketika beraktivitas di luar rumah. Di daerah penyangga DKI Jakarta, menurutnya, seperti tidak terjadi apa-apa. Padahal, sekitar 40-60 persen masyarakat bekerja di DKI Jakarta.
Di sisi lain, DKI Jakarta merupakan episentrum utama penyebaran virus Sars Cov-II. Pada Minggu (30/8/2020), jumlah kasus positif di ibu kota mencapai 1.094 orang.
"Kalau DKI menjadi episentrum dengan kasus per hari lebih dari 500 orang, bukan tidak mungkin diperiksanya di laboratorium DKI Jakarta. Padahal mereka tinggalnya di Jabar. Itu potensi (penularan) bagi lingkungan rumahnya," jelas Harif.
Sementera itu, Kasatgas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan masyarakat sebenarnya sudah mengetahui cara-cara pencegahan penularan virus Sars Cov-II.
Harif menilai masyarakat sekarang terlihat biasa-biasa saja ketika beraktivitas di luar rumah. Di daerah penyangga DKI Jakarta, menurutnya, seperti tidak terjadi apa-apa. Padahal, sekitar 40-60 persen masyarakat bekerja di DKI Jakarta.
Di sisi lain, DKI Jakarta merupakan episentrum utama penyebaran virus Sars Cov-II. Pada Minggu (30/8/2020), jumlah kasus positif di ibu kota mencapai 1.094 orang.
"Kalau DKI menjadi episentrum dengan kasus per hari lebih dari 500 orang, bukan tidak mungkin diperiksanya di laboratorium DKI Jakarta. Padahal mereka tinggalnya di Jabar. Itu potensi (penularan) bagi lingkungan rumahnya," jelas Harif.
Sementera itu, Kasatgas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan masyarakat sebenarnya sudah mengetahui cara-cara pencegahan penularan virus Sars Cov-II.
Lihat Juga :