Jokowi Diundang ke HUT ke-60 Golkar, dari Banteng ke Pohon Beringin?

Rabu, 11 Desember 2024 - 07:35 WIB
loading...
Jokowi Diundang ke HUT...
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam penutupan Munas Partai Golkar XI di JCC, Senayan, Rabu (21/8/2024). Foto/Dok SINDONEWS TV
A A A
JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ) diundang ke acara perayaan Puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis, 12 Desember 2024. Undangan tersebut dilayangkan di tengah isu Jokowi masuk partai berlambang pohon beringin itu.

"Masuk dalam daftar yang kita undang," ujar Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji saat dihubungi, Selasa (10/12/2024).

Kendati demikian, Sarmuji menyampaikan bahwa pihaknya turut mengundang tokoh lain seperti Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. "Presiden dan Wapres diundang menghadiri acara HUT ke 60," ucap Sarmuji.

Baca juga: Kabar Jokowi Masuk Anggota Kehormatan Golkar, Pengamat: Tokoh Bangsa Tak Perlu Rumah Politik



Sekadar informasi, Golkar telah membuka pintu bagi Jokowi usai PDIP tak menganggap lagi Presiden ke-7 RI itu sebagai kader partai. Sarmuji mengatakan, Jokowi memiliki hak untuk menentukan pilihan dalam karier politik.

Menurutnya, mantan Wali Kota Solo itu pribadi yang merdeka dan bebas. "Saya meyakini Pak Jokowi pasti akan melakukan pertimbangan banyak, untuk masuk ke partai politik," kata Sarmuji saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2024).

Sarmuji terbuka dan mempersilakan bila Jokowi ingin bergabung ke Golkar. Ia mengatakan, partai berlambang pohon beringin itu akan menerima dengan terbuka.

"Bahwa kemudian Pak Jokowi setelah menimbang lalu merenung kemudian menentukan pilihan ke Golkar misalkan, tentu Golkar akan menerima dengan tangan terbuka sebagaimana Golkar menerima orang lain juga," tutur Sarmuji.

"Orang biasa saja kita terima secara terbuka apalagi seorang mantan presiden, seorang presiden periode lalu yang kami yakin pengaruhnya masih cukup besar di masyarakat," terang Jokowi.

Jokowi Dinilai Semakin Leluasa Gabung Golkar atau Gerindra


Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution bukan lagi bagian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Penegasan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).

Keputusan partai politik (parpol) yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu diambil lantaran praktik politik Jokowi dan keluarga itu sudah tidak sejalan dengan cita-cita PDIP yang telah diperjuangkan sejak era Soekarno (Bung Karno). Menanggapi hal itu, Pengamat Politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai Jokowi bisa semakin leluasa bergabung partai politik lain seperti Partai Golkar atau Gerindra.

“Pemecatan Jokowi justru akan membuat ia semakin leluasa bergabung atau dengan partai politik lain seperti Partai Golkar atau Gerindra,” ujar Fernando kepada SINDOnews, Minggu (8/12/2024).

Dia menuturkan, setelah lengser dari jabatan presiden, Jokowi sudah mulai berkurang pamornya di kancah politik Indonesia. “Pemecatan Jokowi dari PDIP tidak akan memberikan pengaruh terhadap pamor Jokowi karena selama ini publik menganggap ia sudah tidak bagian dari partai berlambang banteng tersebut,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut dia, harapan Jokowi untuk kembali ke PDIP sudah tertutup atas pemecatan yang dilakukan oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut. “Penilaian masyarakat yang sudah tidak sejalan dengan cita-cita partai dan Soekarno sudah diketahui sejak berbeda sikap Jokowi dengan PDI Perjuangan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved