70 Rekannya Meninggal, Kini Para Perawat Mulai Khawatir Tertular Covid-19
Senin, 31 Agustus 2020 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Banyaknya perawat yang terpapar Covid-19 akan mengganggu layanan di fasilitas kesehatan. Satu perawat yang melayani Covid-19 terpapar, maka akan diganti rekannya dari unit pelayanan lain. Hal itu tentu akan menjadi beban bagi unit-unit yang ditinggalkan.
“Walaupun tidak menangani Covid-19, tetapi sekarang orang tanpa gejala banyak berkeliaran. Jadi risiko tetap sama tingginya. Itu menjadi kekhawatiran. Teman-teman tetap bertugas seperti biasa. Kami imbau untuk disiplin dan menjaga (diri) dari paparan,” ujarnya.
PPNI, lanjutnya, juga sudah melakukan advokasi untuk keperluan alat pelindung diri (APD). Harif menerangkan, yang banyak mengeluh kekurangan APD itu rumah sakit swasta dan puskesmas. Sementara itu, rumah sakit negeri dan rujukan sudah terpenuhi.
“Kami mendorong adanya pemeriksaan PCR kepada perawat. Kami sudah menghadap BNPB. Mudah-mudahan bisa terlaksana. Paling tidak di Jabodetabek dan 8 provinsi yang menjadi episentrum,” tandasnya.
“Walaupun tidak menangani Covid-19, tetapi sekarang orang tanpa gejala banyak berkeliaran. Jadi risiko tetap sama tingginya. Itu menjadi kekhawatiran. Teman-teman tetap bertugas seperti biasa. Kami imbau untuk disiplin dan menjaga (diri) dari paparan,” ujarnya.
PPNI, lanjutnya, juga sudah melakukan advokasi untuk keperluan alat pelindung diri (APD). Harif menerangkan, yang banyak mengeluh kekurangan APD itu rumah sakit swasta dan puskesmas. Sementara itu, rumah sakit negeri dan rujukan sudah terpenuhi.
“Kami mendorong adanya pemeriksaan PCR kepada perawat. Kami sudah menghadap BNPB. Mudah-mudahan bisa terlaksana. Paling tidak di Jabodetabek dan 8 provinsi yang menjadi episentrum,” tandasnya.
(nbs)
Lihat Juga :