alexametrics

Tim Hukum PDIP Duga Ada Oknum KPK Bocorkan Sprin Lidik

loading...
Tim Hukum PDIP Duga Ada Oknum KPK Bocorkan Sprin Lidik
Tim Hukum DPP PDI menduga duga ada oknum di internal KPK yang membocorkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprin Lidik). Foto/SINDOnews/rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - Koordinator Tim Hukum DPP PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta mengatakan, selain mendatangi KPU, pihaknya juga akan mendatangi instansi lain seperti Dewan Pengawas KPK untuk menjelaskan duduk perkara terkait dugaan suap yang menjerat anggota KPU, Wahyu Setiawan dan upaya penggeledahan Kantor DPP PDIP oleh KPK. (Baca juga: PDIP Sebut Upaya Penggeledahan Kantor DPP Langgar Undang-undang)

"Kami akan mendatangi berbagai instansi lain yang terkait, karena PDI Perjuangan sedang dapat pukulan keras tapi tanpa data. Sekedar ilustrasi kami juga sampaikan ke dalam (KPU) kenapa kami datang ke sini, bagaimana membangun negeri bersama sama dengan kesepahaman yang baik," kata Wayan di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Wayan mengatakan, patut diduga ada oknum di internal KPK yang membocorkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprin Lidik) yang kemudian mengaitkan kasus ini dengan PDIP. "Sehingga kami terpukul kalau PDIP dianggap membangkang melawan petugas penggeledahan," imbuh dia. (Baca juga: PDIP Tak Terima Disebut Gagalkan Penggeledahan KPK karena Sedang Berkuasa)



Hal lainnya, menurut Wayan, soal dugaan keterlibatan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang kemudian keterlibatan itu dibantah oleh Komisioner KPK, dan keberadaan Hasto yang disebut-sebut melarikan diri ke PTIK saat hendak ditangkap KPK. Sehingga menurut Wayan, dua isu ini diframing sedemikian rupa ke masyarakat.

"Tapi kan terlanjur viral, padahal kita mendengar enggak ada orang yang ingin mengejar-ngejar orang tertentu yang disebut itu. Karena itu, kami keliling lalu, kami bertemu dengan empat Komisioner KPU keempatnya dengan suasana terbuka semuanya nyaman banyak tertawa. Kami saling penuh pengertian tidak ada perdebatan," kata Wayan.
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak