Angka Buta Aksara Al-Qur'an Tinggi, Menag: Honor Guru Ngaji hanya Rp100 Ribu per Bulan

Rabu, 04 Desember 2024 - 18:41 WIB
loading...
Angka Buta Aksara Al-Quran...
Menag Nasaruddin Umar meresmikan gedung pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/12/2024). Foto/SINDOnews/Sunu Hastoro Fahrurozi
A A A
BOGOR - Angka buta aksara Al-Qur'an di Indonesia masih cukup tinggi. Selain karena kebutuhan kitab suci Al-Qur'an per tahunnya yang belum tercukupi, juga diakibatkan sedikitnya guru ngaji dengan honor yang minim.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan hal tersebut saat meresmikan gedung pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/12/2024).

Baca juga: Tanggapi Kasus Gus Miftah, Menag Nasaruddin Umar: Ini Jadi Pembelajaran

"Kebutuhan Al-Qur'an per tahun sekitar 6 juta eksemplar. Sedangkan kemampuan cetak saat ini hanya 1,7 juta eksemplar. Oleh karena itu, kita cetak di sini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih banyak buta akasara Al-Qur'an," kata Nassarudin Umar.

Selama ini pemenuhan kebutuhan Al-Qur'an yang belum tercukupi berasal dari penerbitan di luar Kementerian Agama (Kemenag).



Menag menambahkan, keterbatasan guru ngaji yang hanya 982 ribu guru juga menjadi penyebab tingginya buta aksara Al-Qur'an.

"Satu guru harus mengajar sekitar 1.000 orang. Tentu jumlah ini masih sangat kurang. Sedangkan gajinya (guru ngaji) hanya 100 ribu per bulan," ungkapnya.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Korupsi Haram, Sengsarakan Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Menag meminta sedapat mungkin Al-Qur'an yang didistribusikan dari UPQ Ciawi mencerahkan masyarakat, yakni di dalamnya ada arti dan maknanya.

"Kita perlu apresiasi percetakan (UPQ) ini, karena pasti standar (terjamin). Dulu kami pernah menemukan Al-Qur'an yang halamannya hilang. Hal hal seperti itu di percetakan ini bisa dihindari.

Tak ketinggalan, lanjut Menag, UPQ Ciawi diharapkan bisa mensuplai Al-Qur'an digital untuk anak-anak muda milenial.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin memaparkan, UPQ Ciawi dibangun selama 2 tahun dengan dana Rp239 miliar di lahan seluas 2,7 hektare.

"Saat ini sudah bisa mencetak 1 juta Al-Qur'an (per tahun), dari sebelumnya hanya 200 ribu. Nantinya juga bisa mencetak buku buku literasi keagamaan Islam," kata Kamaruddin Amin.

Dia menyebut bahwa percetakan Al-Qur'an ini berkelas dunia, dan tak kalah dengan yang ada di Arab Saudi, serta negara lain

"Percetakan Al-Qur'an ini juga diharapkan bisa jadi rujukan literasi peradaban Islam di seluruh Indonesia. Dilengkapi dengan mini theather canggih. Di dalamnya ada dua zona, yakni zona percetakan dan zona literasi. Saat ini juga dikunjungi masyarakat sebagai wisata religi," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Rekomendasi
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Berita Terkini
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Penjara
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Infografis
Biaya Minimal Hidup...
Biaya Minimal Hidup Layak di Jakarta Rp15 Juta per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved