alexametrics

Dengar Aspirasi Warga, Stafsus dan Jubir Presiden Kunjungi Wilayah Banjir

loading...
Dengar Aspirasi Warga, Stafsus dan Jubir Presiden Kunjungi Wilayah Banjir
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dan Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia meninjau penanggulangan pasca banjir di dua lokasi perumahan kawasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor yang belum pulih hingga saat ini. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dan Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia meninjau penanggulangan pasca banjir di dua lokasi perumahan kawasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor yang belum pulih hingga saat ini.

"Saya menerima permintaan dari warga untuk melihat kondisi di sini, makanya saya datang ajak Angkie, Akbar Baharudin (selebgram yang dikenal dengan sebutan Ajudan Pribadi), PT Adhi Karya dan Kementerian PUPR," ujar Diaz dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/1/2020).

Dua perumahan yang dikunjungi terendam banjir hingga tujuh meter pada tahun baru lalu dan masih berlumpur hingga hari ini walaupun kejadian banjir sudah sejak dua minggu lalu. Perumahan yang dikunjungi adalah Villa Nusa Indah di Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor dan Pondok Gede Permai di Kelurahan Jatirasa, Bekasi.



Menurut Diaz, masalah sampah dan lumpur yang tidak kunjung diselesaikan dikhawatirkan akan membawa penyakit pasca banjir bagi warga terdampak. Diaz dan Angkie pun juga mengunjungi Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) yang anggotanya merupakan warga terdampak banjir di area sekitar.

Dirinya mengapresiasi kinerja KP2C yang sangat membantu warga, terutama untuk memberikan peringatan dini ke warga sekitar yang terdampak melalui 7.200 warga dan belasan grup WhatsApp. "KP2C ini harus menjadi percontohan bagi wilayah lainnya yang rawan banjir," ucap Diaz.

Sebagai tambahan pada tahun 2018 lalu, KP2C memasang sistem peringatan dini banjir di empat titik yang diresmikan oleh Diaz Hendropriyono.

Di kesempatan yang sama, Ketua KP2C Puarman menyambut baik dan juga sekaligus menyampaikan aspirasinya kepada Diaz. Pihaknya menginginkan adanya perbaikan untuk mengantisipasi terjadinya banjir kembali.

"Kami ingin ada normalisasi sungai, tanggul permanen, dan dibuatkan pintu pengendali air serta waduk di hulu Sungai Cileungsi dibangun, ini akan sangat membantu warga di sini," kata Puarman.

Bambang Hidayah, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PUPR yang juga turut serta mendampingi Diaz dan Angkie menerima usulan warga tersebut dan menyatakan kesiapan menjalankan proyek tersebut.

"Kami sudah merencanakan pembangunan tanggul, tetapi sifatnya sementara terlebih dahulu, nanti sekitar bulan Maret-April baru akan dibangun yang permanen. Desainnya sudah ada," kata Bambang.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak