ICMI: Menjaga Semangat Juang Pahlawan Melalui Pendidikan

Senin, 11 November 2024 - 12:29 WIB
loading...
ICMI: Menjaga Semangat...
Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 jadi momen refleksi penting bagi masyarakat untuk menjaga warisan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Foto/Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Tantangan pemuda Indonesia saat ini berbeda dari era kolonialisme. Di tengah derasnya arus informasi dan globalisasi, masuknya ideologi asing menjadi ancaman serius yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 menjadi momen refleksi penting bagi masyarakat untuk menjaga warisan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan keutuhan Indonesia.

Baca juga: Kebiasaan Pahlawan Nasional Bung Tomo, Tokoh Pertempuran 10 November Surabaya yang Jarang Diketahui

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Inggris Raya, Dr Ezri Hayat mengungkapkan pentingnya menanamkan semangat para pahlawan yang berjuang untuk membebaskan bangsa dari belenggu kolonialisme.

Nilai-nilai kebangsaan yang mereka perjuangkan ini harus diwariskan kepada generasi muda agar kesadaran dan semangat persatuan NKRI semakin kuat, terutama dalam menghadapi derasnya informasi dan pengaruh ideologi dari luar.



“Mereka (para pahlawan) adalah pribadi-pribadi yang terus belajar, berpikir kritis, dan berdedikasi pada bangsa. Nilai-nilai inilah yang harus kita warisi dan terapkan di era modern,” kata Ezri, dikutip Senin (11/11/2024).

Doktor bidang Construction Management and Disaster Risk Reduction dari University of Salford, United Kingdom ini menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan bangsa, terutama di era teknologi informasi.

Baca juga: Wapres Gibran Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata

Menurutnya, pendidikan yang baik akan menumbuhkan generasi muda untuk berpikir kritis, mengembangkan kecerdasan intelektual, serta memupuk kecerdasan spiritual yang akan menjadi benteng terhadap arus informasi yang dapat menyesatkan.

Ezri menegaskan bahwa upaya menuntut ilmu, menjaga kearifan lokal, ideologi Indonesia adalah bentuk penghargaan terhadap jasa pahlawan serta wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

"Perjuangan ini adalah bentuk rasa syukur kita, agar Indonesia tetap kokoh dalam menghadapi perubahan zaman, pendidikan adalah bagian dari perjuangan kita” ujarnya.

Ezri berpendapat, Peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 yang mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” mengingatkan generasi sekarang untuk tidak hanya menghormati para pahlawan tetapi juga meneladani nilai-nilai yang mereka perjuangkan.

Tema ini mengajarkan untuk mengamalkan nilai kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Cinta kepada negeri berarti menjaga prinsip dan karakter bangsa Indonesia, merawat akhlak dan kebhinekaan, serta berani tampil di kancah internasional dengan membawa semangat Islam yang rahmatan lil 'alamin, yakni rahmat bagi seluruh alam.

Ezri yang telah tinggal selama 14 tahun di Inggris ini mengaku tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia di Inggris. Misalnya, dengan mengadakan gathering atau diskusi dengan komunitas internasional.

Ia menyampaikan bahwa identitas ini bukan sekadar lambang, tetapi juga bukti dan contoh bagi dunia bahwa Indonesia adalah masyarakat yang cinta damai, toleran, dan berperan aktif dalam mempererat persatuan serta menghargai pendidikan sebagai aspek utama perjuangan.

“Hal ini bukan hanya sebagai identitas, tetapi sebagai bukti kepada dunia bahwa Muslim Indonesia adalah masyarakat yang cinta damai, toleran, dan berperan aktif dalam membawa semangat Islam yang rahmatan lil 'alamin di panggung internasional,”

Oleh karena itu, Ezri mendorong para pemuda, para diaspora Indonesia untuk membangun ketahanan diri melalui pendidikan yang berfokus pada nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Menurut Ezri, melestarikan semangat para pahlawan adalah kunci bagi bangsa ini untuk tetap bertahan dan bersaing di panggung global.

Ia berharap tema Hari Pahlawan 2024 menjadi pengingat bagi masyarakat Indonesia bahwa cinta kepada negara bukan sekadar rasa bangga, melainkan juga upaya untuk selalu menjaga persatuan dan keberagaman yang menjadi kekuatan Indonesia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Isu Hankam hingga Pendidikan Dibahas
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Rekomendasi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Berita Terkini
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved