Rencana Ahmad Ali-Abdul Karim Gratiskan Seragam Sekolah di Sulteng Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Jum'at, 08 November 2024 - 17:30 WIB
loading...
Bagi Ahmad Ali, pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia yang dapat menentukan kemajuan daerah di masa mendatang.
A
A
A
KOTA PALU - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 1 Ahmad HM Ali-Abdul Karim Al Jufri berencana menggratiskan perlengkapan sekolah, termasuk seragam dan buku bagi anak-anak di Sulawesi Tengah jika terpilih jadi gubernur dalam pemilihan kepala daerah serentak pada 27 November 2024 mendatang.
Bagi Ahmad Ali, pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia yang dapat menentukan kemajuan daerah di masa mendatang. Oleh karena itu ia menganggap penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan semua anak mendapatkan pendidikan yang layak.
"Tapi tidak semua anak terlahir dari orang tua yang mampu. Seragam sekolah ini punya filosofi, negara menetapkan semua murid SD (sekolah dasar) berseragam putih merah, lalu SMP (sekolah menengah kejuruan) berseragam putih biru dan SMA (sekolah menengah atas) berseragam putih abu-abu agar tidak ada diskriminasi antara si kaya dan si miskin di sekolah," ujar Ahmad Ali.
Menurutnya, seragam sekolah kerap menjadi kendala bagi keluarga kurang beruntung. Bahkan tidak sedikit anak-anak dipaksa berhenti sekolah karena tidak mampu membeli seragam baru, buku dan sebagainya.
Alasan itu pula yang membuat Ahmad Ali dan Abdul Karim berkomitmen menjadikan program perlengkapan sekolah gratis untuk semua tingkatan sekolah harus diprioritaskan.
Bagi Ahmad Ali, pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia yang dapat menentukan kemajuan daerah di masa mendatang. Oleh karena itu ia menganggap penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan semua anak mendapatkan pendidikan yang layak.
"Tapi tidak semua anak terlahir dari orang tua yang mampu. Seragam sekolah ini punya filosofi, negara menetapkan semua murid SD (sekolah dasar) berseragam putih merah, lalu SMP (sekolah menengah kejuruan) berseragam putih biru dan SMA (sekolah menengah atas) berseragam putih abu-abu agar tidak ada diskriminasi antara si kaya dan si miskin di sekolah," ujar Ahmad Ali.
Menurutnya, seragam sekolah kerap menjadi kendala bagi keluarga kurang beruntung. Bahkan tidak sedikit anak-anak dipaksa berhenti sekolah karena tidak mampu membeli seragam baru, buku dan sebagainya.
Alasan itu pula yang membuat Ahmad Ali dan Abdul Karim berkomitmen menjadikan program perlengkapan sekolah gratis untuk semua tingkatan sekolah harus diprioritaskan.
Lihat Juga :