Pengamat Nilai Kritikan Refly Harun Tidak Substansial
Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:18 WIB
loading...
A
A
A
Karena, lanjut dia, ketika Prabowo membutuhkan informasi secara cepat, dengan segera Sufmi Dasco bisa memberikannya.
"Kita semua memang tahu, bahwa Refly Harun ini adalah salah satu sosok yang ketika pilpres yang lalu, berada di kubu Anies Baswedan. Dan kita juga tahu, bahwa Anies harus kalah dalam persaingan kontestasi. Jika kemudian Refly memberikan kritik, sangat bisa dipahami karena memang berada di sisi seberang Prabowo Subianto," ungkapnya.
Meski demikian, lanjut dia, dengan background intelektual mapan yang dimiliki oleh Refly, rasanya cukup tidak elok jika kemudian kritik yang diarahkan hanya yang penting kritik tanpa dibarengi dengan substansi yang memadai.
"Dalam konteks demokrasi, sejatinya kritik seperti yang dilakukan oleh Refly harun ini adalah vitamin. Dengan catatan, jika kritik diarahkan pada hal-hal yang substansial," ungkapnya.
Akan tetapi, dia mengingatkan yang perlu digarisbawahi, jika kritik dilakukan dengan dasar ketidaksukaan atau bahkan kebencian dan didasari semangat yang penting beda, tentu akan berimplikasi terhadap lemahnya substansi kritik dan dalil argumentasi yang tidak kuat serta tidak rasional.
"Yang pada ujungnya, kritik hanya akan bersifat trivial (bernilai nol/receh). Selain itu, kritik semacam ini bisa dikategorikan sebagai julid semata," pungkasnya.
"Kita semua memang tahu, bahwa Refly Harun ini adalah salah satu sosok yang ketika pilpres yang lalu, berada di kubu Anies Baswedan. Dan kita juga tahu, bahwa Anies harus kalah dalam persaingan kontestasi. Jika kemudian Refly memberikan kritik, sangat bisa dipahami karena memang berada di sisi seberang Prabowo Subianto," ungkapnya.
Meski demikian, lanjut dia, dengan background intelektual mapan yang dimiliki oleh Refly, rasanya cukup tidak elok jika kemudian kritik yang diarahkan hanya yang penting kritik tanpa dibarengi dengan substansi yang memadai.
"Dalam konteks demokrasi, sejatinya kritik seperti yang dilakukan oleh Refly harun ini adalah vitamin. Dengan catatan, jika kritik diarahkan pada hal-hal yang substansial," ungkapnya.
Akan tetapi, dia mengingatkan yang perlu digarisbawahi, jika kritik dilakukan dengan dasar ketidaksukaan atau bahkan kebencian dan didasari semangat yang penting beda, tentu akan berimplikasi terhadap lemahnya substansi kritik dan dalil argumentasi yang tidak kuat serta tidak rasional.
"Yang pada ujungnya, kritik hanya akan bersifat trivial (bernilai nol/receh). Selain itu, kritik semacam ini bisa dikategorikan sebagai julid semata," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :