Kapolri: Perlu Upaya Extraordinary untuk Cegah Kebocoran Keuangan Negara
Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:39 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan perlu ekstraordinary untuk mencegah kebocoran keuangan negara. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merenspons cepat instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retreat. Salah satu hal yang menjadi fokus utamanya adalah mencegah kebocoran keuangan negara.
Sigit mengatakan perlu upaya ekstraordinary dalam mengatasi kebocoran keuangan negara. Menurut Sigit, Presiden Prabowo memiliki target pertumbuhan ekonomi mencapai angka 8%, agar Indonesia bisa segera lepas dari negara Middle Income Trap.
Perlu dilakukan beberapa langkah, salah satunya dengan mengatasi kebocoran dalam penerimaan dan penggunaan keuangan negara. Karena itu, Sigit menegaskan akan melakukan langkah-langkah yang ekstraordinary dengan melibatkan seluruh elemen, sehingga dapat meningkatkan penerimaan negara.
Baca juga: Kapolri dan Jaksa Agung Bicara Persoalan Internal di Retreat Kabinet Merah Putih
“Dibutuhkan peran seluruh elemen bangsa untuk mengawal stabilitas ekonomi makro, khususnya kita terkait bagaimana mencegah kebocoran penerimaan, termasuk kebocoran dalam hal pengelolaan anggaran negara dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan oleh semua kementerian termasuk tentunya Polri untuk mendorong peningkatan pendapatan negara," kata Sigit, Selasa (29/10/2024).
Sigit menegaskan, Polri akan mendukung penegakkan hukum, pendampingan untuk memastikan iklim invetasi aman. Potensi fraud yang dapat menyebabkan kebocoran baik pada berbagai sektor penerimaan atau pada penggunaan keuangan negara harus bisa segera ditertibkan.
Baca juga: 33 Perwira Lemdiklat Polri Dimutasi September 2024, Jadi Kapolres hingga Ketua STIK
Sigit mengatakan perlu upaya ekstraordinary dalam mengatasi kebocoran keuangan negara. Menurut Sigit, Presiden Prabowo memiliki target pertumbuhan ekonomi mencapai angka 8%, agar Indonesia bisa segera lepas dari negara Middle Income Trap.
Perlu dilakukan beberapa langkah, salah satunya dengan mengatasi kebocoran dalam penerimaan dan penggunaan keuangan negara. Karena itu, Sigit menegaskan akan melakukan langkah-langkah yang ekstraordinary dengan melibatkan seluruh elemen, sehingga dapat meningkatkan penerimaan negara.
Baca juga: Kapolri dan Jaksa Agung Bicara Persoalan Internal di Retreat Kabinet Merah Putih
“Dibutuhkan peran seluruh elemen bangsa untuk mengawal stabilitas ekonomi makro, khususnya kita terkait bagaimana mencegah kebocoran penerimaan, termasuk kebocoran dalam hal pengelolaan anggaran negara dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan oleh semua kementerian termasuk tentunya Polri untuk mendorong peningkatan pendapatan negara," kata Sigit, Selasa (29/10/2024).
Sigit menegaskan, Polri akan mendukung penegakkan hukum, pendampingan untuk memastikan iklim invetasi aman. Potensi fraud yang dapat menyebabkan kebocoran baik pada berbagai sektor penerimaan atau pada penggunaan keuangan negara harus bisa segera ditertibkan.
Baca juga: 33 Perwira Lemdiklat Polri Dimutasi September 2024, Jadi Kapolres hingga Ketua STIK
Lihat Juga :