Profil Zarof Ricar, Eks Pejabat MA Tersangka Suap Ronald Tannur dengan Barang Bukti Rp950 Miliar dan 51 Kg Emas
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 08:09 WIB
loading...
Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar ditetapkan tersangka kasus dugaan suap vonis bebas kasasi Gregorius Ronald Tannur. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar ditetapkan tersangka kasus dugaan suap vonis bebas Gregorius Ronald Tannur. Kasus suap ini juga melibatkan 3 hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yakni Erintuah Damanik, Mangapul, Heru Hanindyo, serta seorang pengacara Lisa Rahman.
Ketika penggeledahan terhadap tersangka Zarof Ricar, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita barang bukti uang Rp920 miliar dan emas batangan seberat 51 kg. Diduga barang bukti tersebut hasil gratifikasi sejak 2012-2022.
Baca juga: Mantan Pejabat MA Zarof Ricar Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Ronald Tannur
Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengatakan, selain kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur, Zarof Ricar juga diduga menerima gratifikasi dari pengurusan-pengurusan perkara lainnya selama menjabat sebagai Kapusdiklat MA.
"Selain perkara permufakatan jahat, untuk melakukan suap (vonis bebas Ronald Tannur), saudara ZR ketika menjabat Kapusdiklat menerima gratifikasi pengurusan perkara-perkara di Mahkamah Agung dalam bentuk uang, ada yang rupiah, dan ada yang kayak uang asing," ujar Abdul Qohar di Kantor Kejagung, Jumat (25/10/2024).
Ketika penggeledahan terhadap tersangka Zarof Ricar, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita barang bukti uang Rp920 miliar dan emas batangan seberat 51 kg. Diduga barang bukti tersebut hasil gratifikasi sejak 2012-2022.
Baca juga: Mantan Pejabat MA Zarof Ricar Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Ronald Tannur
Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengatakan, selain kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur, Zarof Ricar juga diduga menerima gratifikasi dari pengurusan-pengurusan perkara lainnya selama menjabat sebagai Kapusdiklat MA.
"Selain perkara permufakatan jahat, untuk melakukan suap (vonis bebas Ronald Tannur), saudara ZR ketika menjabat Kapusdiklat menerima gratifikasi pengurusan perkara-perkara di Mahkamah Agung dalam bentuk uang, ada yang rupiah, dan ada yang kayak uang asing," ujar Abdul Qohar di Kantor Kejagung, Jumat (25/10/2024).
Lihat Juga :