Makan Bergizi Gratis Mulai Awal 2025, Perindo Harap Pemerintah Pedomani Gizi Seimbang

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 07:27 WIB
loading...
Makan Bergizi Gratis...
Partai Perindo menyambut positif rencana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mulai menjalankan program unggulannya yaitu Makan Bergizi Gratis pada awal Januari 2025. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Perindo menyambut positif rencana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mulai menjalankan program unggulannya yaitu Makan Bergizi Gratis pada awal Januari 2025.

Ketua DPP Bidang Sosial dan Kebencanaan Partai Perindo Sri Gusni Febriasari meyakini pemerintah akan mempersiapkan implementasi program ini dengan seoptimal mungkin. Komitmen pemerintah telah terlihat dengan dibentuknya Badan Gizi Nasional untuk memastikan implementasi program ini dapat berjalan efektif.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Dipastikan Masuk APBN 2025, Anggarannya Rp71 Triliun

"Kita dukung pemerintah untuk dapat mempersiapkan implementasi program ini sebaik-baiknya. Program ini harus diawasi secara ketat agar berjalan efektif dengan memastikan pelaksanaan secara bertahap dimulai dari wilayah-wilayah prioritas terutama di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)," ujar Sri Gusni, Sabtu (26/10/2024).

Dia memastikan program ini sejalan dengan komitmen Partai Perindo dalam mempersiapkan generasi mendatang. Sri Gusni berharap program ini meningkatkan status gizi generasi bangsa dan turut mengurangi angka Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disebabkan salah satunya oleh ketidakseimbangan asupan.

"Jadi perlu memastikan menu MBG ini benar-benar memperhatikan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), yang mencakup karbohidrat, protein, sayur mayor, dan buah-buahan," katanya.

"Jangan sampai nanti ada menu nasi + mi tapi gak ada proteinnya, gak ada vitamin dan mineral dan zat gizi mikro lainnya dari sayuran dan buah-buahannya," sambungnya.

Tak hanya itu, dia berharap program ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran konsumsi buah dan sayur, yang pada akhirnya ada perubahan perilaku asupan.

Menurut dia, dengan asupan gizi seimbang dapat mengurangi risiko defisiensi zat gizi makro dan mikro dan serangan Penyakit Tidak Menular (PTM). Dengan program MBG ini harapannya dapat mengurangi PTM seperti jantung, stroke, kanker, diabetes, dan PTM lainnya.

"Sehingga dapat mengurangi biaya kesehatan untuk PTM tersebut yang saat ini menghabiskan anggaran sekitar Rp40 trilun per tahun," katanya.

Partai Perindo juga menekankan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku UMKM pangan, dan komunitas lokal. Menurutnya, mereka perlu dikoordinasikan agar program ini menjadi solusi berkelanjutan bagi tantangan gizi dan kesehatan masyarakat secara umum di Indonesia.

Terakhir, Perindo meyakini bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini sebagai sebuah bagian dari strategi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi emas, yang lebih sehat dan produktif serta turut meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Pangan bergizi tidak hanya menanggulangi kelaparan, tetapi juga berperan dalam memperbaiki kualitas SDM, yang menjadi kunci dalam pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

"Kami juga berharap agar program MBG dapat terus dimonitor, dievaluasi, dan diawasi pelaksanaannya sehingga tidak ada penyalahgunaan anggaran," ucapnya.

(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Berita Terkini
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved