Nama Kabinet Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 08:14 WIB
loading...
Nama Kabinet Era SBY,...
Para menteri Kabinet Merah Putih berfoto bersama Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Nama kabinet pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), Joko Widodo ( Jokowi ), hingga Prabowo Subianto diulas di artikel ini. Total ada lima kabinet sejak era SBY hingga Prabowo.

Apa itu kabinet? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kabinet bermakna badan atau dewan pemerintahan yang terdiri atas para menteri. Para menteri ini diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.

Berikut ini SINDOnews tampilkan nama kabinet era SBY, Jokowi, dan Prabowo.

1. Kabinet Indonesia Bersatu


Kabinet Indonesia Bersatu merupakan kabinet yang dibentuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang kala itu didampingi M Jusuf Kalla. Dasar Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu adalah Keputusan Presiden Republik Indonesia No.187/M Tahun 2004. Total ada 34 menteri yang tercantum dalam Keputusan Presiden tersebut.

Pada awal pembentukannya, tokoh yang masuk dalam kabinet ini antara lain Widodo AS sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Aburizal Bakrie sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Alwi Shihab sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Baca Juga: SBY Beri Restu AHY Jadi Menteri di Kabinet Jokowi

Ada pula nama Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Sekretaris Negara dan Juwono Sudarsono sebagai Menteri Pertahanan. Masa bakti kabinet ini sejak 22 Oktober 2004 sampai dengan Oktober 2009.

2. Kabinet Indonesia Bersatu II

Pada Pilpres 2009, SBY kembali menang. Kala itu, putra Pacitan tersebut berpasangan dengan Boediono. SBY kemudian membentuk kabinet yang diberi nama Kabinet Indonesia Bersatu II.

Dasar pembantukan kabinet ini adalah Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009. Pada awal dibentuk ada 34 menteri di kabinet ini.

Sejumlah tokoh masuk dalam kabinet dengan masa bakti 21 Oktober 2009 sampai dengan Oktober 2014 ini. Mereka adalah Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hatta Rajasa sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Agung Laksono sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Ada juga nama Sudi Silalahi sebagai Menteri Sekretaris Negara dan Purnomo Yusgiantoro sebagai Menteri Pertahanan.

3. Kabinet Kerja


Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan M Jusuf Kalla (JK) memenangi Pilpres 2014. Kabinet langsung dibentuk, diberi nama Kabinet Kerja.

Dasar pembentukan Kabinet Kerja adalah Keputusan Presiden Nomor 121/P Tahun 2014 tertanggal 27 Oktober 2014. Ada 34 kementerian dalam kabinet ini.

Baca Juga: Prabowo Minta Jajaran Kabinet Merah Putih Tidak Kerja Seenaknya

Masa bakti Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2014 sampai dengan 20 Oktober 2019. Pada awal pembentukan, sejumlah tokoh masuk kabinet ini. Mereka di antaranya, Tedjo Edhi Purdijatno sebagai Menko Polhukam, Sofjan Djalil sebagai Menko Bidang Perekonomian, Indroyono Soesilo sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Indroyono Soesilo sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

4. Kabinet Indonesia Maju


Jokowi terpilih kembali sebagai presiden pada Pilpres 2019. Ayah dari Gibran Rakabuming Raka itu berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin. Keduanya lantas membentuk Kabinet Indonesia Maju.

Kabinet ini terdiri atas 4 menteri koordinator dan 30 menteri bidang. Kabinet ini diumumkan pada 23 Oktober 2019 dan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 113/P Tahun 2019 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Ada empat menteri koordinator di kabinet tersebut, yakni Mohammad Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Kemudian, Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Muhadjir Effendy sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ada juga nama Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

5. Kabinet Merah Putih

Prabowo Subianto yang memenangi Pilpres 2024 membentuk Kabinet Merah Putih. Ada sebanyak 48 menteri yang dilantik pada 21 Oktober 2024, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P Tahun 2024 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.



Ada tujuh Menteri Koordinator di Kabinet Merah Putih. Berikut ini daftarnya:
1. Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
2. Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
3. Airlangga Hartarto, sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
4. Pratikno, sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
5. Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
6. Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
7. Zulkifli Hasan, sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Berita Terkini
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved