Profil Purnomo Yusgiantoro, Eks Menhan dan ESDM yang Ditunjuk Jadi Penasihat Khusus Prabowo

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:55 WIB
loading...
Profil Purnomo Yusgiantoro,...
Mantan Menhan dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro ditunjuk menjadi Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Energi di Kabinet Merah Putih. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro ditunjuk menjadi Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Energi di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Pengalaman panjangnya di bidang energi dan pertahanan menjadikan Purnomo pilihan tepat dalam menghadapi tantangan strategis sektor energi nasional di masa mendatang.

Seperti dilansir berbagai sumber, Selasa (22/10/2024), Purnomo Yusgiantoro adalah salah satu tokoh penting di Indonesia, yang pernah memegang posisi strategis di bawah tiga presiden yang berbeda, yakni Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga: Prabowo Subianto Akan Punya 6 Penasihat Khusus Presiden, Ada Luhut dan Dudung

Lahir di Semarang pada 16 Juni 1951, Purnomo memiliki latar belakang akademis yang kuat, termasuk gelar doktor di bidang sumber daya mineral dari Colorado School of Mines, AS.

Kariernya di pemerintahan dimulai saat ia menjabat sebagai Menteri ESDM dari tahun 2000 hingga 2009, melayani di bawah tiga presiden. Selama menjabat, Purnomo berhasil mengelola sektor energi Indonesia, termasuk saat ia juga menjadi Sekretaris Jenderal OPEC pada 2004, memperkuat posisi Indonesia di organisasi minyak dunia tersebut.

Baca juga: Eks Menhan Sebut Pemimpin Hebat Dimulai dari Memimpin Diri Sendiri

Di bawah kepemimpinannya, sektor pertahanan Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dengan fokus pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peningkatan kesiapan militer Indonesia. Kombinasi pengalamannya di bidang energi dan pertahanan menjadikan Purnomo salah satu figur strategis dalam menjaga keamanan nasional dan kedaulatan energi Indonesia.

Setelah pensiun dari jabatan publik, Purnomo aktif di bidang akademis dan penelitian melalui Purnomo Yusgiantoro Center, sebuah lembaga yang berfokus pada penelitian kebijakan energi. Lembaga ini bertujuan untuk menyediakan rekomendasi terkait keamanan energi nasional dan transisi menuju energi terbarukan di Indonesia.

Berikut profil Purnomo Yusgiantoro:

Nama lengkap: Purnomo Yusgiantoro
Tempat/Tanggal Lahir: Semarang, 16 Juni 1951.
Riwayat pendidikan:
S-1 Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung
S-2 Master of Science Bidang Teknik dari Colorado School of Mine
S-2 Master of Arts Bidang Ekonomi dari University of Colorado
S-3 PhD Bidang Ekonomi Mineral dari Colorado School of Mines.


Riwayat pekerjaan:
- Ketua Kelompok Kerja II Bidang Pemasaran Dalam dan Luar Negeri, Dewan Komisaris Pemerintah untuk Pertamina/DKPP (1993-1998)

- Anggota Tim Ahli Panitia AdHoc I, Badan Pekerja MPR RI (1997-1998)

- Gubernur Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC (1996-1998)

- Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional/Lemhannas (1998 - 2000)

- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2000-2009)

- Sekretaris Jenderal dan Presiden OPEC (2004)

- Menteri Pertahanan (2009-2014)

- Ketua ASEAN Meeting on Economic Ministers/AMEM on Energy.

- Mendirikan Purnomo Yusgiantoro Center/PYC (2016)

- Pengajar bidang kepemimpinan di Lemhanas,

- Seskogab, Suspim Pertamina dan PLN, Sespanas, dan Kursus Atase Pertahanan Dephankam

- Guru Besar Ekonomi Unika Atma Jaya (2002) dan Institut Teknologi Bandung (2009)

Pengalaman Purnomo Yusgiantoro yang luas diharapkan mampu memberikan nasihat strategis kepada Presiden Prabowo Subianto dalam menyusun kebijakan energi yang kuat dan berkelanjutan.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved