Isu Calon Boneka di Pilkada, Pengamat: Sama Saja Menipu Masyarakat

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 22:18 WIB
loading...
Isu Calon Boneka di...
Pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung memiliki sisi positif dan negatif. Lewat pilkada langsung, masyarakat bisa memilih langsung calon pemimpin daerahnya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemilihan kepala daerah ( pilkada ) langsung memiliki sisi positif dan negatif. Lewat pilkada langsung, masyarakat bisa memilih langsung calon pemimpin daerahnya.

Pilkada langsung pun membuka ruang yang lebih luas kepada siapapun untuk bisa bertarung dalam kontestasi politik. Namun, ruang yang sepertinya lebar itu perlahan menyempit, misalnya makin beratnya syarat maju perseorangan. Syarat dukungannya berkisar 6,5-10% dari total pemilih. (Baca juga: Calonkan Artis Cucu Wapres Ma'ruf Amin di Pilkada Karawang, Ini Penjelasan PDIP)

“Ini dikhawatirkan akan menutup peluang calon lain yang mungkin berkualitas dan memiliki kemampuan menjalankan pemerintah,” ujar Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran Idil Akbar saat dihubungi SINDOnews, Kamis (27/8/2020).

Ada satu fenomena baru, parpol sering secara bergerombol mendukung salah satu pasangan calon yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi. Tentu saja, kekuatan finansial yang besar.

Praktik ini yang membuat muncul pilkada dengan calon tunggal. Ini memang diperbolehkan tapi membuat masyarakat tidak punya banyak pilihan: paslon yang diusung parpol melawan kotak kosong.

Belakangan, muncul isu ada paslon boneka. Isu ini berkembang setelah lolosnya paslon dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) untuk mengikuti pilkada Kota Solo 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved