Raih Penghargaan KLHK, Hashim: Dorongan untuk Terus Membuktikan Komitmen Iklim

Kamis, 17 Oktober 2024 - 14:29 WIB
loading...
Raih Penghargaan KLHK,...
Menteri LHK Siti Nurbaya menyerahkan penghargaan kepada CEO ARSARI Hashim S Djojohadikusumo di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (17/10/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) memberikan penghargaan kepada PT ITCI Kartika Utama (ITCIKU). Penghargaan diberitakan atas keberhasilan ITCIKU berkontribusi terhadap NDC Indonesia melalui pendekatan peningkatan tutupan hutan alam.

Berdasarkan data KLHK, tutupan hutan alam di konsesi ITCIKU dalam satu dekade terakhir ini, meningkat hingga mencapai lebih dari 115%. Hal ini merupakan bukti nyata dari kontribusinya terhadap NDC Indonesia dari sektor kehutanan. Baca juga: Menuju Indonesia 2045 Dinilai Perlu Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

“Kami mengapresiasi dan merasa terhormat mendapat penghargaan dari Menteri LHK atas aksi iklim kami di tingkat lapangan. Ini sebagai dorongan bagi kami untuk terus berupaya membuktikan komitmen kami bahwa konsesi kehutanan dapat berperan nyata dalam mitigasi perubahan iklim,” kata CEO ARSARI Group Hashim S Djojohadikusumo saat memberikan sambutan setelah menerima penghargaan tersebut di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Aksi iklim tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap generasi mendatang. Di antaranya dengan terus memastikan terjadinya peningkatan tutupan hutan alam di konsesi PT ITCIKU sehingga dapat terus berperan dalam penurunan emisi nasional dari sektor kehutanan.

Hashim menekankan PT ITCIKU telah menunjukkan bahwa konsesi kehutanan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target NDC Indonesia. Caranya dengan peningkatan luasan tutupan hutan alam secara signifikan melalui kegiatan konservasi dan restorasi.

“Kami melakukan berbagai kegiatan konservasi dan restorasi di PT ITCIKU dengan sumber daya sendiri. Kami ingin agar anak cucu dapat menikmati dan berbangga kepada kami,” jelasnya.

Sementara Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, Hashim dengan PT ITCIKU tersebut merupakan praktik kepemimpinan dengan memberikan contoh (leading by example). ”Di mana konsesi kehutanan merupakan salah satu aktor terpenting dan menjadi bagian dari aksi iklim pemerintah dalam memerangi krisis iklim global bersama-sama dengan negara-negara lainnya," katanya.

Hashim akan menjadi Utusan Khusus Presiden dalam UN Climate Change Conference di Baku Azerbaijan, November 2024 nanti. Dia telah menerima sejumlah penghargaan atas kontribusinya di bidang lingkungan, warisan budaya, dan filantropi.

Beberapa di antaranya Penghargaan Kalpataru 2014 sebagai Pelestari Lingkungan untuk usahanya dalam konservasi hutan dan satwa liar di Indonesia. Terutama melalui perusahaannya yang terlibat dalam pelestarian harimau Sumatra dan orangutan Kalimantan. Baca juga: Venezuela Kehilangan Semua Gletsernya, Pertanda Krisis Iklim Global Semakin Nyata

Pada 2017, Hashim menerima Tanda Kehormatan Saytalancana Wira Karya dari Presiden Jokowi. Penghargaan ini diperuntukan bagi para inovator-inovator lingkungan, kehutanan, dan perubahan iklim.

Hashim Kembali menerima penghargaan dari KLHK pada 2019. Kali ini sebagai pejuang pelestari satwa liar atas dorongannya membangun pusat penyelamatan dan rehabilitasi satwa liar kebanggaan Indonesia.

Selain itu, pada 2011, ia juga diakui sebagai Hero of Philanthropy oleh Forbes Asia atas perannya dalam mendirikan Yayasan Arsari Djojohadikusumo. Yayasan ini berfokus pada pelestarian budaya dan lingkungan, serta mendukung berbagai inisiatif sosial, termasuk konservasi situs bersejarah dan program beasiswa di Indonesia.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Cegah Kades Terjerat...
Cegah Kades Terjerat Kasus Hukum, Kejagung Diminta Latih Pengelolaan Dana Desa
Hashim Ungkap Asal-usul...
Hashim Ungkap Asal-usul MBG: Digagas Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Partai Gerindra Ada
Mama Papua Hadir di...
Mama Papua Hadir di Pesta Media, Suarakan Upaya Menjaga Hutan
Penampakan Gunungan...
Penampakan Gunungan Uang Rp11,4 Triliun Hasil Denda hingga Penguasaan Kembali Kawasan Hutan
Dari Penebang Kayu ke...
Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata: Kisah Ritno Kurniawan, Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Rekomendasi
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berita Terkini
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved