Hasil Survei LSI Denny JA: 80,8% Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi
Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
"Secara geografis, dukungan untuk Jokowi tersebar hampir merata, dengan tingkat kepuasan tertinggi di Maluku dan Papua sebesar 93,3%, serta terendah di Sumatera dengan 75,3%," katanya.
Baca juga: Survei Indikator: 75% Masyarakat Puas Kinerja Presiden Jokowi
Di balik angka kepuasan yang tinggi, terdapat 18,5% responden yang menyuarakan ketidakpuasan. LSI Denny JA menemukan lima alasan utama yang menjadi penyebab ketidakpuasan ini. Pertama, responden merasa kondisi ekonomi, politik, hukum, keamanan, sosial, dan budaya buruk. Kedua, ketidakpuasan juga dipicu oleh persepsi terhadap karakter pribadi Jokowi, di mana 16,1% responden tidak menyukai kepribadiannya.
Ketiga, 20,8% responden menilai Jokowi belum berhasil menjalankan tugasnya sebagai presiden. Keempat, tidak puas karena masalah-masalah sosial ekonomi yang menyentuh lapisan bawah, seperti penyediaan lapangan kerja dan penanganan kemiskinan, juga memunculkan ketidakpuasan, terutama di kalangan petani, buruh, dan nelayan. Kelima, tidak puas karena indeks demokrasi Indonesia menurun yang terkonfirmasi dari penilaian Economist Intelligence Uni.
"Sepuluh tahun kepemimpinan Jokowi mencerminkan perjalanan yang penuh dengan tantangan dan keberhasilan. Ia dicintai oleh sebagian besar masyarakat, tetapi juga menghadapi kritik dari sebagian lainnya," kata Adji Alfarabi.
Baca juga: Survei Indikator: 75% Masyarakat Puas Kinerja Presiden Jokowi
Di balik angka kepuasan yang tinggi, terdapat 18,5% responden yang menyuarakan ketidakpuasan. LSI Denny JA menemukan lima alasan utama yang menjadi penyebab ketidakpuasan ini. Pertama, responden merasa kondisi ekonomi, politik, hukum, keamanan, sosial, dan budaya buruk. Kedua, ketidakpuasan juga dipicu oleh persepsi terhadap karakter pribadi Jokowi, di mana 16,1% responden tidak menyukai kepribadiannya.
Ketiga, 20,8% responden menilai Jokowi belum berhasil menjalankan tugasnya sebagai presiden. Keempat, tidak puas karena masalah-masalah sosial ekonomi yang menyentuh lapisan bawah, seperti penyediaan lapangan kerja dan penanganan kemiskinan, juga memunculkan ketidakpuasan, terutama di kalangan petani, buruh, dan nelayan. Kelima, tidak puas karena indeks demokrasi Indonesia menurun yang terkonfirmasi dari penilaian Economist Intelligence Uni.
"Sepuluh tahun kepemimpinan Jokowi mencerminkan perjalanan yang penuh dengan tantangan dan keberhasilan. Ia dicintai oleh sebagian besar masyarakat, tetapi juga menghadapi kritik dari sebagian lainnya," kata Adji Alfarabi.
Lihat Juga :