Cerita Penerima Manfaat KIS, Tak Lagi Waswas Pikirkan Biaya Berobat

Senin, 14 Oktober 2024 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Raufan mengungkapkan, dirinya mendaftar KIS melalui bantuan orang tuanya saat itu. Dia mengatakan, syarat pendaftaran Akmil itu cukup banyak sehingga memerlukan bantuan orang terdekat.

Dia menuturkan, meski belum berhasil lolos masuk Akmil, KIS sangat positif karena jaminan kesehatan yang ditawarkan.

"Yang saya tahu kenapa KIS ini menjadi syarat masuk Akmil karena diperlukan jika semisal nanti setelah lolos tes, setiap taruna itu dijamin keselamatan dan kesehatannya ketika latihan. Atau misalkan nanti ketika sudah lulus dari Akmil, KIS juga bisa menjadi jaminan ketika kecelakaan dalam perang," ungkap Raufan.

Raufan pun mengaku bersyukur telah memiliki KIS. Meski saat ini belum bekerja karena masih mempersiapkan pendaftaran Akmil berikutnya, Raufan mengatakan pemeriksaan kesehatan untuk persiapan tes pun menjadi gratis berkat KIS.

"Saya pakai KIS ini juga bisa dipakai buat pemeriksaan kesehatan untuk syarat pendaftaran Akmil. Saya periksa gigi, pembuatan surat keterangan sehat dan lainnya sebelum tes, itu benar-benar di-cover semuanya secara gratis," jelas Raufan.

Selain itu, Raufan juga sempat menggunakan KIS ketika mengalami demam. Dia melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kelurahan Pondok Gede.

"Pernah pas sakit demam, dari mulai periksa dengan dokter, diberikan obat dan macam-macamnya, cuma dengan tanda tangan saja, sudah rampung semuanya. Gratis pula, prosesnya cepat banget," tutur Raufan.

Raufan sebagai generasi muda, mengatakan program KIS tersebut harus tetap dilanjutkan. "Program KIS ini bagus banget. Keluarga saya banyak yang terbantu juga, positiflah. Dulu ibu saya juga sempat dirawat karena demam berdarah selama dua minggu di Rumah Sakit Harum Kalimalang, terbantu, gratis full. Kalau tidak gratis, bisa kena Rp15 juta biayanya," tegas Raufan.

Cerita Penerima Manfaat KIS, Tak Lagi Waswas Pikirkan Biaya Berobat

Diketahui, KIS merupakan janji kampanye Jokowi pada Pemilu 2014. Terkini, Presiden Jokowi mengungkapkan pada masa pemerintahnya, progam KIS telah memberi manfaat luas bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam perlindungan kesehatan. Bahkan, menurut catatan Jokowi, program KIS telah menghabiskan anggaran Rp361 triliun selama sepuluh tahun terakhir masa jabatannya.



"Upaya perlindungan bagi masyarakat ekonomi bawah juga telah memberi manfaat luas bagi masyarakat. Rp361 triliun anggaran kartu Indonesia sehat selama 10 tahun ini telah digunakan untuk membiayai layanan kesehatan," ujar Jokowi dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI - DPD RI, dan Sidang Paripurna DPR RI Tahun 2024 yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Rekomendasi
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Berita Terkini
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved