alexametrics

PKS dan Persekutuan Gereja Indonesia Bahas Sinergi Umat Beragama

loading...
PKS dan Persekutuan Gereja Indonesia Bahas Sinergi Umat Beragama
Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama dengan pengurus Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Kantor Sekretariat PGI, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Foto/SINDOnews/Rico Afrido Simanjuntak
A+ A-
JAKARTA - Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan pertemuan dengan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Pertemuan dilakukan di Kantor Sekretariat PGI, Salemba, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Adapun pengurus PGI yang menerima kunjungan PKS di antaranya Ketua Umum Pendeta Gomar Gultom dan Henriette Tabita Lebang.

"Dalam kunjungan silaturahmi ini kami ingin saling mengenal. PKS ingin mengenal lebih jauh tentang PGI dan kami PKS juga ingin memperkenalkan lebih jauh tentang PKS terutama tentang sikap-sikap kebangsaan dan kemasyarakatan," ujar Presiden PKS Sohibul Iman usai pertemuan. (Baca juga: PKS Desak Jokowi Tuntaskan Kasus Penyerangan Novel Baswedan)



Dia mengatakan, PKS dengan PGI sama-sama sepakat memiliki kewajiban untuk terus membangun Indonesia lebih baik dengan memanfaatkan dan menyinergikan keberagaman, baik suku bangsa ataupun agama.

Sohibul menambahkan, umat beragama sejak dahulu sudah memiliki hubungan yang baik. Hal tersebut menjadi modal sosial yang besar.

Bahkan, lanjut dia, Indonesia merdeka karena adanya sinergi antara umat beragama. "Tapi belakangan kami menyadari ada semacam erosi modal sosial, ada semacam penurunan modal sosial dan ini disebabkan oleh banyak faktor saya kira," ungkap Sohibul didampingi sejumlah elite PKS, di antaranya Mustafa Kamal dan Almuzzammil Yusuf.

Dia membeberkan, salah satu faktor yang menyebabkan erosi modal sosial itu karena semakin langkanya komunikasi antar umat beragama.

"Kami sepakat kalau ini terus dilanjutkan, antara bangsa jarang komunikasi maka nanti akan muncul imajinasi-imajinasi yang tidak positif, negatif antar elemen masyarakat. Mungkin PKS mengimajinasikan hal yang buruk tentang PGI, juga mungkin PGI mengimajinasikan hal yang buruk tentang PKS. Nah, untuk mereduksi imajinasi dan prejudice itu maka kami sepakat perlu ada komunikasi," tuturnya.

Dia mengatakan, komunikasi antara PKS dan PGI hari ini adalah langkah awal yang perlu dilanjutkan. Bahkan dia mengusulkan adanya kerja sama dalam konteks kemasyarakatan.

"Misalnya anak-anak muda PKS bisa ikut peace train yang biasa dilakukan pemuda PGI. Mudah-mudahan itu menjadi program yang bisa meningkatkan kebersamaan," kata dia.

Sohibul mengungkapkan, pertemuan PKS dengan PGI hari ini cukup produktif. Dia menyampaikan terima kasih kepada PGI yang telah menerima kunjungan PKS.

"Juga PGI sudah menyampaikan visinya tentang kebangsaan, kerukunan beragama. Kami sangat senang banyak titik temu di antara kami. Ya kalau perbedaan sudah jelas, kami berbeda. Tapi justru dalam perbedaan itu kami berani menyampaikan apa sih yang beda di kami dan saya kira tadi banyak hal-hal yang sama sehingga kami optimislah Indonesia ke depan apabila komunikasi dijalankan," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak