Wacana Komisi di DPR Bertambah Jadi 13, Tak Perlu Bangun Ruang Baru

Selasa, 01 Oktober 2024 - 15:38 WIB
loading...
Wacana Komisi di DPR...
Anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Selasa (1/10/2024). Foto/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Wacana penambahan jumlah Komisi di DPR disebut tengah berproses mengikuti jumlah kementerian di masa Pemerintahan Prabowo Subianto. Meski demikian, penambahan jumlah komisi di DPR ini tak akan disusul dengan pembuatan ruang baru.

"Tidak perlu pembangunan ruang baru," kata Anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Selasa (1/10/2024).

Dia menilai bahwa Kompleks DPR memiliki lahan yang luas. Belum lagi ada DPR nantinya juga akan segera berpindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga: Jumlah Komisi di DPR Bertambah Menjadi 13, Said Abdullah Beberkan Alasannya



"DPR luas kayak gini mau bangun-bangun lagi, kita mau pindah ke IKN," ungkap Said.

Dalam kesempatan ini, Said juga menyebut bahwa terdapat dua komisi yang akan bertambah. Sehingga total komisi bertambah dari 11 menjadi 13.

"Kebutuhan presiden (kementerian) nanti katakanlah 40 atau 44, atau bahkan 55, maka dengan sendirinya komisi juga akan bertambah dari 11 menjadi 13 komisi," ungkap dia.

Adapun komisi 12 dan 13 akan diisi oleh komisi-komisi yang anggotanya sudah gemuk. Komisi ini juga sekaligus memecahkan komisi yang mitra kerjanya menumpuk.

“Misalnya yang terkena Komisi I, itu mitranya sampai 17. Kalau 17 sudah tidak punya kemampuan itu komisi. Oleh karenanya, dari 17 itu kita kurangi, begitu juga komisi lain, kita kurangi, kita sisir, kita pindahkan ke 12 dan 13 sambil menunggu nomenklatur kementerian baru dari presiden terpilih,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Rekomendasi
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
13 Jenis Cyber Crime...
13 Jenis Cyber Crime yang Perlu Diwaspadai di Era Digital
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved