Cegah Pilkada Curang, Rektor UBK Dorong Bawaslu Lakukan Pengawasan secara Masif
Sabtu, 28 September 2024 - 16:29 WIB
loading...
Rektor Universitas Bung Karno (UBK) Didik Suhariyanto menegaskan pentingnya pengawasan yang masif dari Bawaslu untuk mencegah kecurangan Pilkada 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Bung Karno (UBK) Didik Suhariyanto menegaskan pentingnya pengawasan yang masif dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal itu untuk mencegah kecurangan dalam Pilkada 2024.
Hal ini disampaikan Didik dalam acara Rapat Evaluasi Kelembagaan Basawlu Kota Adminiatrasi Jakarta Pusat pada Jumat, 27 September 2024. Dalam pemaparannya, Didik menyatakan Bawaslu memiliki peran strategis dalam menjaga proses demokrasi yang bersih dan adil.
"Pilkada Serentak 2024 merupakan momentum penting dalam kehidupan demokrasi kita. Oleh karena itu, pengawasan yang masif dan intensif sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi potensi kecurangan," ujarnya, Sabtu (28/9/24).
Baca juga: Bawaslu Banten: Lebak dan Pandeglang Rawan Tinggi Pelanggaran Netralitas ASN
Selain itu, beliau juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kalangan akademisi, untuk turut serta mengawasi jalannya pilkada. "Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga masyarakat luas. Perguruan tinggi, melalui penelitian dan pengabdian masyarakat, bisa berperan dalam memberikan kontribusi nyata untuk memastikan Pilkada berlangsung secara transparan dan akuntabel," tambahnya.
Hal ini disampaikan Didik dalam acara Rapat Evaluasi Kelembagaan Basawlu Kota Adminiatrasi Jakarta Pusat pada Jumat, 27 September 2024. Dalam pemaparannya, Didik menyatakan Bawaslu memiliki peran strategis dalam menjaga proses demokrasi yang bersih dan adil.
"Pilkada Serentak 2024 merupakan momentum penting dalam kehidupan demokrasi kita. Oleh karena itu, pengawasan yang masif dan intensif sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi potensi kecurangan," ujarnya, Sabtu (28/9/24).
Baca juga: Bawaslu Banten: Lebak dan Pandeglang Rawan Tinggi Pelanggaran Netralitas ASN
Selain itu, beliau juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kalangan akademisi, untuk turut serta mengawasi jalannya pilkada. "Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga masyarakat luas. Perguruan tinggi, melalui penelitian dan pengabdian masyarakat, bisa berperan dalam memberikan kontribusi nyata untuk memastikan Pilkada berlangsung secara transparan dan akuntabel," tambahnya.
Lihat Juga :